Permata Hijau SMPN 15 Ingin Wujudkan Green House

Surabaya- Hingga saat ini, program mobil edukasi lingkungan keliling Eco Mobile kerjasama antara produsen minuman Coca-Cola dan Tunas Hijau telah memasuki tahun kedua masa operasional. Sepanjang pertengahan 2010 hingga saat ini mobil itu aktif berkeliling dari satu sekolah ke sekolah lainnya untuk memberikan pembinaan lingkungan hidup.

Selama itulah ratusan sekolah yang berlokasi di Surabaya dan kota-kota yang lainnya telah dikunjungi oleh mobil yang memiliki fasilitas unit pembangkit listrik tenaga surya. Bahkan beberapa sekolah telah dikunjungi hingga lebih dari satu kali.

Salah satu sekolah yang beruntung mendapatkan lebih dari satu kali kunjungan Eco Mobile adalah SMPN 15 yang terletak di Jalan H.M Noer (akses suramadu, sebelumnya bernama Jalan Kedung cowek). Lewat beberapa kali kunjungan inilah, Eco Mobile Coca-Cola dan Tunas Hijau berkegiatan di SMPN 15 dan mampu memberikan inspirasi bagi para SMPN 15 untuk melakukan tindakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Di luar pantauan Tunas Hijau, SMPN 15 mempunyai kegiatan ekstra kurikuler pendidikan lingkungan hidup yang bernama Permata Hijau SMPN 15 Surabaya. Sofyan Chambali, guru IPA yang juga pembina Permata Hijau SMPN 15 mengungkapkan bahwa beberapa kali kunjungan Eco Mobile Coca-Cola dan Tunas Hijau memberikan dampak yang besar terhadap keinginan siswa-siswanya untuk melakukan berbagai aktifitas pelestarian lingkungan hidup.

Bahkan siswa-siswi yang tergabung dalam Permata Hijau pada awalnya dengan bangga menyebut kelompok mereka dengan nama Tunas Hijau. Melihat semangat siswa-siswinya, Sofyan beriniasiatif untuk memberikan nama baru buat aktifitas lingkungan hidup ini yaitu Permata Hijau SMPN 15 Surabaya. Tidak hanya itu saja, guru yang telah mengabdi di SMPN 15 selama belasan tahun ini juga memberikan satu ruang yang digunakan sebagai sekretariat Permata Hijau SMPN 15.

Kebanggaan siswa pada nama ‘Tunas hijau’ ini sempat membingungkan beberapa pegiat Tunas Hijau pada saat pelaksanaan pembinaan program Surabaya Eco School (SES). Dalam pembinaan tersebut, salah satu peserta memberikan ide agar sekolah segera mempunyai green house. Menanggapi ide tersebut salah satu pegiat Tunas Hijau memberikan pertanyaan, “Siapa yang akan mengelola green house seandainya sekolah mau membuatkan?”

Mendengar pertanyaan tersebut, siswa yang ditanya dengan entengnya menjawab dengan penuh semangat, “Yaa Tunas Hijau, Kak!” Jawaban siswa ini membuat beberapa pegiat Tunas Hijau saling beradu pandang dan mengangkat alis kemudian menjawab serentak, “Kok enak kalian.” Mungkin siswa yang menjawab tadi menyadari kebingungan pegiat Tunas Hijau. Dengan segera siswa ini memberikan penjelasan bahwa jawaban ‘Tunas Hijau’ yang dimaksud adalah kelompok mereka yang berganti nama menjadi Permata Hijau.

Lewat aktifitas siswa-siswi yang tergabung dalam Permata Hijau inilah, SMPN 15 yang telah hijau terlihat semakin hijau dan asri. Aktifitas rutin mereka dilakukan pada setiap Sabtu pukul 07.00 hingga 11.00 Wib. Salah satu aktifitas permata Hijau saat ini adalah pembibitan tanaman kemuning. Seperti yang terlihat, beberapa sudut sekolah digunakan untuk pembibitan tanaman jenis kemuning.

Untuk media pembibitan, anggota Permata Hijau menggunakan gelas plastik bekas kemasan air mineral sebagai pengganti polybag. Tanaman yang dihasilkan akan diberikan kepada sekolah-sekolah sekitar untuk ditanam di sekolah masing-masing. Rencana ini seperti diungkapkan Sofyan  Chambali.

Sofyan menjelaskan bahwa para siswa yang tergabung dalam Permata Hijau mempunyai banyak rencana kegiatan, diantaranya keinginan untuk memiliki green house. Untuk memfasilitasi keinginan siswa-siswa, Sofyan berencana untuk mengajukan proposal pada beberapa perusahaan yang terdapat di sekitar SMPN 15.

Dijelaskan Sofyan bahwa salah satunya perusahaan yang akan didekatinya adalah PT. USFI, perusahan besar yang bergerak dalam bidang farmasi. Sofyan mengungkapkan cepat atau lambat keinginan anak-didiknya pasti akan terwujud. Seperti pepatah, Dimana Ada Keinginan Dan Usaha, Disitulah Jalan Keluar Membentang. (geng)