Monthly Archives: Oktober 2011

Daur Ulang Kertas Di SMPN 35

Surabaya- Mendaur ulang kertas adalah salah satu upaya untuk mengurangi sampah kertas yang dihasilkan. Aktivitas ini dilakukan  kader lingkungan SMPN 35 sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan. Pasalnya, bahan utama pembuat kertas adalah  batang pohon. Daur ulang ini dilakukan pada pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School Tunas Hijau bersama Eco Mobile Coca-Cola, Senin (31/10). Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa kader lingkungan hidup SMPN 35. Continue reading

Video Sebagai Media Komunikasi Lingkungan SMP PGRI 6

Surabaya- Kemauan yang tinggi menjadi bekal utama SMP PGRI 6 untuk membuat perubahan lingkungan hidup di sekolah mereka. Nampak terlihat jelas antusias para siswa saat mengikuti game pembuka dari aktivis senior Tunas Hijau Sugeng, Sabtu pagi (29/10). Pembinaan Surabaya Eco School yang dibuka dengan permainan makan berantai tersebut membuat para siswa memiliki keinginan untuk menjaga lingkungan mereka. Continue reading

Bazar Binahong Di SMPN 30

Surabaya- Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober umumnya diperingati dengan upacara bendera dan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda. Namun hal berbeda dilakukan oleh tim lingkungan hidup Surabaya Eco School SMP Negeri 30. Peringatan Hari Sumpah Pemuda digunakan untuk mengajak seluruh stakeholders sekolah agar lebih peduli lingkungan. Continue reading

SMPN 28 Bersih-Bersih Selokan

Surabaya- Tanaman puring yang identik banyak warna menjadi maskot SMPN 28. Maskot ini akan disosialisasikan kepada warga dua SDN yang berada satu lokasi dengan SMPN 28, yaitu SDN Lidah Wetan 462 dan SDN Lidah Wetan 463. Sosialisasi itu akan dilaksanakan sebagai bagian peringatan Hari Cinta Puspa Satwa National (HCPSN), yang diperingati setiap 5 November. Continue reading

50 Lubang Resapan Di SMP 17 Agustus

Surabaya- Kader lingkungan SMP 17 Agustus 1945 punya cara sendiri untuk melestarikan lingkungan. “Ide awalnya kami akan membagikan brosur berisi pengetahuan lingkungan ukuran A6,” terang Pandu Perwira, kader lingkungan. Kader lingkungan juga menggunakannya untuk menyosialisasikan program lingkungannya pada ajang Surabaya Eco School. Rencana ini mereka sampaikan saat pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School di sekolah mereka, Jumat (28/10). Continue reading

Tutor Sebaya Lingkungan Hidup Di SMAN 4

Surabaya- Semangat tak kenal lelah untuk merubah lingkungan hidup di sekolah nampak pada tim lingkungan SMA Negeri 4. Terlihat tim tersebut menjadi motor bagi seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan. “Kami di sini berkumpul untuk mewujudkan lingkungan bersih di SMA Negeri 4,” tutur Rizki Noor Aini, ketua tim lingkungan SMA Negeri 4. Continue reading

SMAN 3 Gencarkan Pengomposan Dan Lubang Resapan

Surabaya- Penghijauan tergolong program lingkungan hidup lama yang dilakukan di SMAN 3. Tidak hanya penghijauan, tim lingkungan hidup sekolah ini juga berharap bisa mengeksiskan program pengomposan di sekolahnya. Alasannya, banyak sampah organik yang dihasilkan pepohonan sekolah. Pemandangan ini seperti terlihat dalam pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School di sekolah ini, Jumat (28/10). Continue reading

Eco Student (Junior) of the Week Tri Nawang Sari; Sedih Gak Ikut Tanam Pohon Di Sekolah

Tri Nawang Sari, anggota tim lingkungan SMPN 28 Surabaya

Aktif menjadi anggota tim lingkungan hidup di sekolah ternyata banyak manfaatnya. Yang pasti, kemampuan berbicara di depan banyak orang menjadi lebih terasah. Manfaat ini yang dirasakan oleh Tri Nawang Sari, siswa kelas 8G SMP Negeri 28 Surabaya. “Aktif menjadi tim lingkungan hidup berarti kita dituntut bisa mengembangkan kemampuan komunikasi kita sehingga bisa mudah mengajak teman-teman kita mendukung program lingkungan hidup sekolah,” kata Tri Nawang Sari. Continue reading

Eco Student (Senior) of the Week Tarmizi Erfandi; Sejuta Lubang Resapan Di SMAN 16

Tarmizi Erfandi, ketua OSIS SMAN 16 Surabaya yang peduli lingkungan

Pembiasaan ramah lingkungan yang diterapkan Tarmizi Erfandi, ketua OSIS SMAN 16, berawal dari aktifitas membantu orang tua merawat tanaman. Kepedulian itu semakin meningkat sejak pemuda kelahiran kota Ambon pada 19 Maret 1995 ini duduk di bangku kelas XI IPA 6 di SMA Negeri 16.

Tarmizi, pangilan akrab anak keempat dari lima bersaudara seorang pensiunan dinas pertanian, memulai perilaku ramah lingkungan di SMAN 16 ketika terpilih menjadi ketua OSIS. Berawal dari membantu papanya membibit berbagai jenis tanaman hias di rumah lalu dijual di kota Ambon sebagai upaya menambah perekonomian keluarga. Continue reading

Eco Teacher (Junior) of the Week Kun Mariati; Pantang Menyerah Wujudkan SMPN 23 Peduli Lingkungan

Kun Mariati, guru penanggung jawab lingkungan hidup SMPN 23 Surabaya

Mewujudkan sekolah yang peduli terhadap lingkungan membutuhkan proses. Inilah yang dirasakan Kun Mariati, guru pembina lingkungan hidup Surabaya Eco School SMPN 23 Surabaya. Kegigihannya untuk merubah SMPN 23 patut diacungi jempol. Pasalnya, untuk merubah sekolah yang berlokasi di Jalan Kedung Baruk  Surabaya ini dia harus berjuang ekstra keras.

Kun mengatakan bahwa banyak kendala yang dialaminya. Terlebih lingkungan hidup bagaikan hal baru. Kendala bukan hanya terdapat pada siswa saja, tetapi juga pada guru yang tidak mendukung. Continue reading

Eco Teacher (Senior) of the Week Soegiono; Awali Dengan Lomba Taman Kelas Secara Massal Di SMKN 2

Soegiono, guru SMKN 2 Surabaya

Bermula dari kepercayaan yang diberikan kepala sekolah untuk menjadi kepala urusan lingkungan yang disiapkan untuk mengikuti program Surabaya Eco School, Soegiono, menjadi guru koordinator yang menggerakkan seluruh warga sekolah untuk peduli lingkungan. Tanggung jawab besar dalam mengelola lingkungan di sekolah dijalankannya dengan rasa ikhlas dan senang. Continue reading

Eco Headmaster (Senior) of the Week Miftah Gufron; Libatkan Semua Warga SMAN 22 Dan Instansi Terkait

Miftah Gufron, kepala SMAN 22 Surabaya, Eco Headmaster (Senior) of the Week

SMA Negeri 22 Surabaya memiliki lahan kosong  cukup luas, tetapi dengan kondisi tanah yang kering. Hal tersebut dijadikan tantangan bagi Kepala SMA Negeri 22 Miftah Gufron dalam mewujudkan sekolah peduli lingkungan. Menurut Eco Headmaster (Senior) of the Week ini, warga sekolah akan merasa nyaman dan betah di sekolah bila didukung dengan kondisi lingkungan yang baik juga.

“Kalau lingkungannya baik, tidak kotor, maka warga sekolah terutama siswa pasti merasa betah di sekolah,” kata Miftah Gufron. Banyak cara yang dilakukan kepala SMA Negeri 22 yang berlokasi di daerah Balas Klumprik ini dalam mengajak warga sekolah peduli lingkungan. Continue reading

Eco Headmaster (Junior) of the Week Elly Dwi Pudjiastuti; Bentuk Intelijen Sampah Di SMPN 40

Kepala SMPN 40 Surabaya Elly Dwi Pudjiastuti

Isu sampah, air, energi dan pohon menjadi isu utama lingkungan hidup yang serius ditangani oleh SMP Negeri 40 di bawah kepemimpinan Elly Dwi Pudjiastuti. Untuk menggarap keempat isu lingkungan hidup ini, pendidikan lingkungan hidup menjadi ekstra kurikuler wajib bagi siswa kelas 7 dan 8. “Pelaksanaannya setiap hari Selasa dan Rabu jam terakhir,” kata Kepala SMPN 40 Surabaya Elly Dwi Pudjiastuti, Eco Headmaster (Junior) of the Week. Continue reading

Taman Dalam Kelas SMPN 38

Surabaya- Pembangunan gedung sekolah yang belum usai membuat aktivitas tim lingkungan hidup SMP Negeri 38 belum berjalan maksimal. Debu serta sisa material pembangunan menjadi pemandangan tak sedap dilihat mata setiap harinya. Hal ini tidak menyurutkan langkah mereka menanamkan kebiasaan ramah lingkungan bagi warga sekolah. Penghijauan tetap mereka galakkan. Taman di dalam kelas menjadi alternatif kurangnya lahan yang tersisa di sekolah. Continue reading