Bazar Binahong Di SMPN 30

Surabaya- Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober umumnya diperingati dengan upacara bendera dan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda. Namun hal berbeda dilakukan oleh tim lingkungan hidup Surabaya Eco School SMP Negeri 30. Peringatan Hari Sumpah Pemuda digunakan untuk mengajak seluruh stakeholders sekolah agar lebih peduli lingkungan.

Sutarwiyah, guru pembina lingkungan hidup SMPN 30 mengajak seluruh elemen sekolah mulai guru sampai siswa agar menjunjung tinggi semangat pemuda untuk peduli lingkungan. “Jangan sampai semangat pemuda ini luntur di hari Sumpah Pemuda. Apalagi mengenai lingkungan yang banyak berperan adalah pemuda generasi penerus bangsa ini. Karena di tangan pemuda lingkungan bisa berubah menjadi lebih indah,” kata Sutarwiyah.

Tanaman binahong atau yang biasa disebut gondola (Basella Rubra Linn), dalam kegiatan tersebut menjadi primadona. Pasalnya beragam kegiatan dilaksanakan oleh kader lingkungan berdasarkan sub tema masing-masing. Mereka menggelar bazar makanan sehat ala SMP Negeri 30. Pada bazar ini makanan yang dijual adalah makanan dari olahan tanaman binahong yang diolah oleh tim lingkungan.

“Diantara makanan itu ada bothok binahong dan peyek binahong. Sementara itu dipasarkan pula minyak binahong yang berkhasiat,” ujar Sutarwiyah, ketua pelaksana kegiatan tersebut. Bazar makanan sehat yang menampilkan pengolahan produk hasil dari pembibitan tanaman binahong tersebut merupakan rangkaian sub tema kegiatan Hidup Sehat Bersama Binahong.

Daffa Pradana menyampaikan pembuatan peyek binahong ini. Caranya, daun binahong dijemur sampai kering tetapi terlebih dahulu dicuci. “Daun yang sudah kering kemudian dicampurkan ke dalam adonan peyek. Kan lumayan sehat makanannya, Kak,” jelas siswa kelas 7B ini. Sementara itu, Ruben Santanna menjelaskan dalam pembuatan minyak binahong dibutuhkan daun yang sudah tebal untuk kemudian dikeringkan.

Setelah itu baru direbus bersama dengan tambahan bahan lainnya. “Manfaat minyak binahong dapat menyembuhkan luka dalam dan luar seperti setelah operasi, typus, maag, radang usus dan ambeien. Dapat pula mengatasi pembengkakan dan pembekuan darah, memulihkan kondisi lemah setelah sakit, rematik, luka memar terpukul, asam urat dan mencegah stroke,” tutur Ruben, siswa peraih predikat Eco Student of the Week ini dalam program Surabaya Eco School ini.

Pada sub tema kedua, yakni memanfaatkan pembelajaran life skill melalui program aplikasi sains. Dalam bazaar makanan sehat tersebut juga disertakan makanan yang berasal dari aplikasi sains ini. Diantaranya telur asin, tape ketan dan beberapa olahan jamu seperti sinom dan beras kencur. Disampaikan oleh Tri Sudayani, guru pendamping lingkungan hidup SMPN 30, bahwa makanan yang dijual dalam bazar tersebut merupakan hasil olahan dari siswa sendiri.

“Itu merupakan salah satu tugas mereka dalam program aplikasi sains. Program aplikasi sains tersebut bermanfaat bagi siswa untuk mengembangkan pemikiran dan keterampiannya dalam mengolah suatu bahan menjadi makanan atau sesuatu hal yang layak jual. Agar di kemudian hari hal tersebut bisa menjadi bekal bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikannya,” terang Tri Sudaryani.

Hadirnya lomba membuat poster lingkungan hidup Lingkungan Sekolahku, lomba mading dan lomba kebersihan kelas semakin menambah semarak kegiatan yang bersamaan dengan pembagian raport sisipan yang mengundang orang tua/wali murid. Diungkapkan oleh Nabila Azzah bahwa lomba–lomba ini wajib diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 7 sampai kelas 9.

“Ini salah satu cara kami untuk mengajak seluruh warga sekolah agar mau peduli terhadap lingkungan. Tidak hanya mengandalkan anak-anak kader lingkungan saja,” cetus salah satu siswa kader lingkungan hidup. SAJISAPO (sau jiwa satu pohon) pun tidak dilewatkan. Siswa yang sudah membawa tanamannya diminta langsung menanam tanamannya di halaman depan sekolah. “SAJISAPO ini merupakan salah satu dari program lingkungan yang sudah kami buat dan hari ini baru direaliasasikan, Kak,” pungkas Safira Ayunil, siswa koordinator program SAJISAPO sekolah.

Surabaya Eco School 2011 adalah program lingkungan hidup berkelanjutan untuk sekolah-sekolah di Surabaya. Program yang memadukan kompetisi, pembinaan dan pemantauan ini diselenggarakan oleh pemerintah kota Surabaya dan Tunas Hijau. Surabaya Eco School didukung oleh PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surabaya, ASUS, PT. Dharma Lautan Utama dan Perum Jasa Tirta I. (rian)

4 thoughts on “Bazar Binahong Di SMPN 30

  1. binahong

    Saya tertarik dengan pengembangan binahong yang dilakukan SMPN 30. Bolehkah saya minta contact person orang yang kompeten di bidang ini?

    Terima kasih.

    Bambang
    085659344517

Comments are closed.