Taman Dalam Kelas SMPN 38

Surabaya- Pembangunan gedung sekolah yang belum usai membuat aktivitas tim lingkungan hidup SMP Negeri 38 belum berjalan maksimal. Debu serta sisa material pembangunan menjadi pemandangan tak sedap dilihat mata setiap harinya. Hal ini tidak menyurutkan langkah mereka menanamkan kebiasaan ramah lingkungan bagi warga sekolah. Penghijauan tetap mereka galakkan. Taman di dalam kelas menjadi alternatif kurangnya lahan yang tersisa di sekolah.

Kondisi ini diceritakan oleh Yusuf Muhammad Nur, siswa kelas 8C, saat pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School di sekolahnya bersama Eco Mobile Coca-Cola, Kamis (27/10). Menurut Yusuf, taman di dalam kelas tersebut memberi dampak positif dalam belajar. “Sekarang lebih nyaman belajar di kelas,” kata Yusuf Muhammad Nur. Berbagai jenis tanaman tersaji di masing-masing kelas, karena memang tidak ada batasan jenis maupun jumlah tanaman di tiap kelas.

Dalam pembinaan yang diikuti 40 siswa tim lingkungan ini, disampaikan pula tentang pemilahan sampah yang belum berjalan maksimal oleh Afifah Nurlaili. “Sebagian siswa masih ada yang sering salah dalam membuang sampah sesuai jenisnya,” ujar Afifah. Siswi kelas 8B ini mengatakan ke depan pemilahan sampah masih menjadi fokus utama tim lingkungan. Lomba poster maupun slogan juga akan digelar guna menyosialisasikan pemilahan sampah.

Lomba kebersihan kelas juga secara rutin telah digelar untuk menciptakan kebiasaan ramah lingkungan. Uniknya, mereka membagi menjadi tiga kategori penerima penghargaan tiap minggunya. Kelas terbersih mendapatkan bendera hijau untuk dipasang di kelasnya. Kelas yang kebersihannya sedang mendapat bendera kuning, sedang kelas terkotor mendapat bendera merah. “Saat upacara bendera kelas-kelas tersebut diumumkan. Hal ini membuat setiap kelas termotivasi untuk lebih baik lagi tiap minggunya,” jelas Faisal Januar Pribadi, siswa kelas 8D.

Surabaya Eco School 2011 adalah program lingkungan hidup berkelanjutan untuk sekolah-sekolah di Surabaya. Program yang memadukan kompetisi, pembinaan dan pemantauan ini diselenggarakan oleh pemerintah kota Surabaya dan Tunas Hijau. Surabaya Eco School didukung oleh PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surabaya, ASUS, PT. Dharma Lautan Utama dan Perum Jasa Tirta I. (don)

One thought on “Taman Dalam Kelas SMPN 38

Comments are closed.