Tutor Sebaya Lingkungan Hidup Di SMAN 4

Surabaya- Semangat tak kenal lelah untuk merubah lingkungan hidup di sekolah nampak pada tim lingkungan SMA Negeri 4. Terlihat tim tersebut menjadi motor bagi seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan. “Kami di sini berkumpul untuk mewujudkan lingkungan bersih di SMA Negeri 4,” tutur Rizki Noor Aini, ketua tim lingkungan SMA Negeri 4.

Menurut Rizki, mereka ingin mengawali untuk perubahan pada lingkungan SMA Negeri 4. “Di sini kami mengawali untuk perubahan lingkungan sekolah dengan harapan terjaganya lingkungan di SMA Negeri 4,” kata Rizki Noor Aini. Dukungan pun mereka dapatkan dari guru. Namun hanya guru yang berkecipung dalam mata pelajaran tertentu.

“Untuk menjalankan program kami, kami medapatkan dukungan dari 2 guru biologi kami yang membantu kami menjalankan program,” tutur  Riski. Dukungan penuh dari Rachmi Wardani, salah satu guru biologi mereka. “Bu Rachmi adalah satu-satunya orang yang mengarahkan kami untuk menjalankan program lingkungan kami,” jelas Rizki. Dengan dukungan tersebut membuat mereka bisa sedikit membantu mereka untuk menjalankan program mereka.

“Dukungan tersebut sedikit membantu kami untuk menjalankan program lingkungan hidup kami,” tutur Rizki. Dukungan tersebut hanya dapat membantu mereka untuk merealisasikan 2 program yang mereka buat. “Kami sementara ini hanya dapat merealisasikan program jurnal kelas saja yang bisa kami maksimalkan,” tutur Evilita Adriani.

Menurut Evilita, jurnal kelas tersebut bisa maksimal, karena Rachmi guru biologi mereka telah melaksanakan sosialisasi kepada guru-guru yang mengajar di SMA Negeri 4. “Saya telah menyosialisasikan program yang dibuat tim lingkungan kepada semua guru di SMA Negeri 4,” jelas Rachmi di sela-sela pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School, Jum’at siang (28/10).

Rachmi juga menjelaskan bahwa dia telah membiasakan diri untuk memungut sampah di sekitarnya. “Saya biasanya memungut sampah yang ada di depan saya. Pada saat mengajarpun kalau kelas tidak bersih saya tidak akan mau untuk mengajar,”tegas Rachmi. Dia memang ingin membuat perubahan pola pikir anak didiknya untuk menjaga lingkungan mereka.

“Saya menerapkan seperti itu agar tercipta suasana belajar yang kondusif,” jelas Rachmi. Selain itu, Rachmi ingin tidak hanya dirinya yang menerapkan kebiasan tersebut melainkan dapat diikuti oleh semua pengajar di SMA Negeri 4. “Saya berencana untuk membuat penyuluhan lingkungan untuk semua guru dengan tujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan khususnya guru di sini,” tutur Rachmi.

Surabaya Eco School 2011 adalah program lingkungan hidup berkelanjutan untuk sekolah-sekolah di Surabaya. Program yang memadukan kompetisi, pembinaan dan pemantauan ini diselenggarakan oleh pemerintah kota Surabaya dan Tunas Hijau. Surabaya Eco School didukung oleh PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surabaya, ASUS, PT. Dharma Lautan Utama dan Perum Jasa Tirta I. (ali)