Debat TPA Sampah Warnai Workshop Hari ke-8 Surabaya Eco School

Surabaya- Semangat peserta hari ke-8 Workshop I Surabaya Eco School yang khusus Sekolah Dasar,  Jumat (14/9), nampak tidak kalah dengan peserta hari sebelumnya. Padahal, rata-rata mereka baru kali pertama mengikuti program lingkungan hidup berkelanjutan bersama Tunas Hijau ini. Jalannya workshop pun semakin menarik karena banyak pendapat yang disampaikan guru pendamping kepada Tunas Hijau. Diantara pendapat itu disampaikan Boediono, guru pembina lingkungan dari SDN Benowo III.

Tim sekolah peserta workshop hari kedelapan melakukan presentasi potensi lingkungan hidup di sekolah

Dia mengkritisi salah satu informasi tim masalah air lindi yang ada di TPA Benowo. Menurutnya, kenyataan di lapangan, tempat pengelolaan akhir sampah (TPA) Benowo itu belum dikelola dengan baik. “Mas, sebenarnya yang di TPA Benowo itu belum terlalu dikelola dengan baik,” tutur Boediono. Dia menambahkan bahwa hal tersebut dibuktikan dengan petani tambak yang ada di sekitar TPA Benowo tersebut.

“Ya menurut pengalaman saya, petani di sekitar TPA itu sudah gulung tikar,” lanjutnya. Namun debat tersebut tidak berlangsung lama karena Tunas Hijau ┬ájuga sudah menjelaskan dan sepaham dengan Boediono. Debat tersebut ternyata menjadi warna tersendiri dalam jalannya workshop hari itu. Berkat perdebatan tersebut Boediono menjadi guru terbaik workshop tersebut. Selain itu, dia juga menjadi penyemangat tersendiri bagi siswa-siswinya saat melaksanakan presentasi proyek.

Tidak hanya materi tentang fakta-fakta lingkungan hidup dan presentasi program, jalannya
workshop juga diwarnai dengan yel-yel penyemangat bagi sekolah mereka. Banyak kreativitas siswa yang membuat tim mereka bersemangat. Diantaranya dari SDN Gunungsari 2 yang juga menjadi yel-yel terbaik karena koreografinya.

Hal tersebut menjadi penilaian tersendiri seperti yang diungkapkan direktur Surabaya Eco School 2012 Anggriyan Permana. “Koreografi adik-adik ini menjadi penilaian tersendiri selain pesan lingkungan yang harus tercantum supaya lebih menarik,” jelas Ryan sapaan akrab Anggriyan. (ali)