SDN Kejawan Putih I Menfaatkan Kardus Bekas Untuk Tempat Sampah

Surabaya- Seluruh kader lingkungan SDN Kejawan Putih I-243, sering disebut SACIL (Siswa Cinta Lingkungan), Jumat (19/10) pagi itu, berebut sampah plastik di sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan didukung oleh PT. Dharma Lautan Utama. 

Siswa-siswa SDN Kejawan Putih I diajak membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya

Menurut Muzayanah, guru pembina lingkungan hidup, kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan sebuah cara untuk membiasakan siswa mau membuang sampah pada tempatnya. Lebih dari satu cara yang sudah dilakukan Muzayanah dan guru yang lainnya untuk mewujudkan budaya ramah lingkungan di sekolah. “Tidak semudah membalikan tangan, tapi akan kami coba terus untuk mewujudkan budaya ramah lingkungan,” terang Muzayanah.

Kegiatan bersih-bersih dan pemilahan sampah merupakan rencana SDN Kejawan Putih 1 yang bertujuan mengajak untuk peduli lingkungan. “Walau belum semuanya peduli lingkungan, harapannya dengan adanya program Surabaya Eco School warga sekolah jadi lebih peduli lingkungan,” ungkap Muzayanah. Guru pembimbing kader lingkungan yang suka kebersihan itu juga menyampaikan bahwa mereka akan memanfaatkan kardus bekas untuk dijadikan tempat sampah terpilah dalam kelas. (1man)