Monthly Archives: November 2012

Perusahaan Gas Negara Bantu 220 Pohon, PPS Teflon Bantu 50 Pohon Untuk Sekolah Surabaya Eco School 2012

Surabaya- Gerakan penanaman pohon untuk realisasi hutan sekolah kembali digencarkan Tunas Hijau melalui program lingkungan hidup Surabaya Eco School 2012 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, dan didukung oleh PT. Dharma Lautan Utama dan PPS Teflon Paint Protection.  Continue reading

Efisiensi Lahan di SDN Dukuh Menanggal I

Surabaya- SDN Dukuh Menanggal I tidak pernah banjir saat hujan lebat turun. “Sekolah kami tidak pernah banjir, Kak. Tapi ada sedikit air yang ngecembeng di teras. Air itu dari lantai, Kak. trus airnya semuanya mengalir ke taman ini. Jadi, ya alhamdulillah sekolah tidak pernah banjir,” terang Panji,  siswa kelas V SDN Dukuh Menanggal I, kepada Tunas Hijau, saat pemantauan lingkungan hidup Surabaya Eco School, Jumat (30/11).  Continue reading

Penerapan Zero Waste di SMAN 9

Surabaya- Pengolahan sampah telah dilakukan dengan serius di SMA Negeri 9, satu diantara 15 SMA/SMK terbaik Surabaya Eco School 2012. Pengolahan sampah yang dilakukan diantaranya dengan memilah sampah menjadi tiga jenis, yaitu sampah kertas, sampah plastik dan sampah organik. “Nyaris tidak ada sampah yang dibuang ke luar sekolah. Semuanya termanfaatkan dan diolah lebih lanjut,” ujar Kepala SMA Negeri 9 Surabaya Hari Sutanto kepada Tunas Hijau saat pemantauan Surabaya Eco School, Jumat (30/11).  Continue reading

SDN Karah III Tambah Jumlah Lubang Resapan Lagi

Siswa dan guru SDN Karah III menambah lubang resapan di depan sekolah setelah banyak lubang resapan yang dibuat di dalam sekolah

Surabaya- Jumlah lubang resapan biopori yang ada di SDN Karah III mencapai 25 buah. Namun, jumlah sebanyak ini belum juga tidak menyurutkan semangat Dyah Widyastuti dan teman-temannya untuk menambah lubang baru di sekolah. Bersama dengan Tunas Hijau saat menggelar pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School di sekolahnya, Kamis (29/11), Widyastuti, siswa kelas 4 ini lantas mengajak teman-temannya yang lain.  Continue reading

Café Ramli SMA Negeri 21

Oleh: Maghfirah, XI IPA 4 SMA Negeri 21

Surabaya- Sudah dua hari ini ada suasana berbeda  di SMA Negeri 21 Surabaya terutama saat jam-jam istirahat siswa. Beberapa siswa bergerombol dan berdesakan di sebuah  lorong   yang di jadikan tempat   menjajakan makanan  dan minuman. Di pintu masuk tertulis Café Ramli singkatan dari kata Ramah Lingkungan.   Continue reading

Catatan Penting Workshop II Surabaya Eco School 2012

Surabaya- Workshop II Surabaya Eco School 2012 bagi 45 sekolah terbaik (SD, SMP/MTs dan SMA/SMK) digelar mulai besok, Jumat 23 November 2012 untuk Sekolah Dasar. Sedangkan Sabtu, 24 November 2012 untuk SMA/SMK dan Minggu 25 November 2012 untuk SMP. Pada workshop ini, masing-masing sekolah diwakili oleh 8 siswa dan 2 guru penggerak program lingkungan hidup Surabaya Eco School.  Continue reading

Pengolahan Sampah Dan Urban Farming Ala SMPN 28

Surabaya- Ekspresi kaget ditunjukkan Diamah dan Anna Sumarnah, kedua orang guru pembina lingkungan hidup SMP Negeri 28, saat membaca surat edaran dari Tunas Hijau. Ekspresi kaget yang mengandung banyak arti tersebut karena mereka tidak menyangka bahwa sekolah mereka termasuk dalam 15 besar sekolah terbaik Surabaya Eco School. ”Alhamdulillah, Kak, akhirnya perjuangan kami tidak sia-sia dan membuahkan hasil,” ujar Diamah.  Continue reading

Ralat Kesalahan Penulisan 1 dari 15 SD Terbaik SES

Surabaya- Kesalahan penulisan nama salah satu sekolah 15 terbaik Surabaya Eco School kategori Sekolah Dasar pada pengumuman yang disampaikan sebelumnya. Seharusnya SDN Dukuh Kupang II yang termasuk dalam 15 sekolah terbaik kategori Sekolah Dasar. “Bukan SDN Dukuh Kupang I,” ujar aktivis Tunas Hijau Anggriyan Permana, direktur program Surabaya Eco School 2012, Rabu (21/11) saat review persiapan Workshop II Surabaya Eco School 2012.   Continue reading

50 Persen Sampah Berkurang Di SDN Kaliasin III

Surabaya- Belum ada kabar terbaru menjadi sensasi tersendiri bagi SDN Kaliasin 3. Mereka tampak kebingungan saat mengetahui bahwa sekolah mereka masuk ke tahap 15 besar Surabaya Eco School. Kondisi tersebut telihat saat pembinaan Surabaya Eco School di sekolah ini, Selasa siang (20/11). Mereka sangat bersyukur karena usaha mereka tidak sia-sia. Mereka mengawali program dengan penanggulangan sampah plastik.  Continue reading