Perusahaan Gas Negara Bantu 220 Pohon, PPS Teflon Bantu 50 Pohon Untuk Sekolah Surabaya Eco School 2012

Surabaya- Gerakan penanaman pohon untuk realisasi hutan sekolah kembali digencarkan Tunas Hijau melalui program lingkungan hidup Surabaya Eco School 2012 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, dan didukung oleh PT. Dharma Lautan Utama dan PPS Teflon Paint Protection. 

Diantara pohon yang akan dibagikan kepada sekolah-sekolah peserta Surabaya Eco School 2012. Tinggi rata-rata lebih dari 2 meter.

Seperti halnya gerakan serupa pada tahun lalu, sekolah yang memiliki lahan kosong diajak untuk memanfaatkannya dengan ditanami pepohonan. Untuk menyukseskan gerakan tanam pohon hutan sekolah ini, Tunas Hijau kembali menggalang bantuan pohon dari beberapa perusahaan yang peduli lingkungan hidup. “Hingga saat ini ada dua perusahaan di Surabaya yang telah menyumbangkan pohon besar untuk ditanam di sekolah-sekolah,” kata aktivis senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni.

Kedua perusahaan itu adalah PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang menyumbangkan 220 pohon berukuran besar. Perusahaan yang lain ialah PPS Teflon Paint Protection yang menyumbangkan 50 pohon berukuran besar. “Kedua perusahaan ini juga menyumbangkan banyak pohon besar pada gerakan penanaman pohon hutan sekolah Surabaya Eco School 2011,” kata Zamroni.

Bagi sekolah-sekolah yang memiliki lahan kosong dan mau dimanfaatkan dengan ditanami pepohonan bisa mengajukan bantuan pohon kepada Tunas Hijau. “Pepohonan berukuran besar bantuan PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PPS Teflon Paint Protection ini diperuntukkan bagi sekolah-sekolah peserta Surabaya Eco School 2012,” kata aktivis Tunas Hijau Anggriyan Permana yang juga direktur Surabaya Eco School 2012.

Untuk mengajukan pohon, menurut Anggriyan, caranya sangat mudah. “Cukup hubungi kami melalui email, surat atau telpon, maka kami akan memenuhinya,” kata Anggriyan. Namun, sangat dimungkinkan akan dilakukan pembatasan jumlah pohon yang bisa diperoleh setiap sekolah. “Maklum, jumlah pohonnya masih terbatas, dan kemungkinan sekolah yang mau mengajukan masih banyak,” lanjut Anggriyan.

Lebih lanjut, Anggriyan menjelaskan bahwa pepohonan yang disediakan untuk sekolah-sekolah Surabaya Eco School 2012 itu cukup banyak jenisnya. Ada jenis pohon berbuah dan pohon pelindung. “Yang pasti, sekolah yang mengajukan pohon harus berkomitmen untuk tidak akan pernah meniadakan pohon yang sudah ditanam,” kata Anggriyan Permana. Hal ini terkait dengan tanggung jawab kepada pemberi bantuan dan komitmen peduli lingkungan hidup.

Surabaya Eco School 2012 adalah program lingkungan hidup berkelanjutan untuk sekolah-sekolah di Surabaya dengan tema Wujudkan Pola Hidup Ekonomi Hijau Sekolah. Program yang memadukan kompetisi dan pembinaan ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau, Pemerintah Kota Surabaya dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Surabaya Eco School didukung oleh PT. Dharma Lautan Utama dan PPS Teflon Paint Protection. (ron)