Daily Archives: 4 September 2013

Peserta Workshop SES Kelompok 15 Komitmen Buat Rencana Program Lingkungan yang Menarik

SURABAYA – Umumnya peserta Workshop I Surabaya Eco School 2013 kelompok 15 yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Rabu (4/9), merencanakan untuk memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami pohon dan membuat taman. Bagi sebagian sekolah yang tidak mempunyai lahan, mereka akan menyiasati dengan menanam dalam pot dan TABULAMPOT atau kepanjangan dari tanaman buah dalam pot.  Continue reading

Peserta Workshop SES Kelompok 15 Diajak Optimalkan Potensi Sekolah Untuk Olah Sampah

SURABAYA – Volume sampah di sungai Kalimas saat ini masih tergolong banyak. Meskipun, jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan sepuluh tahun lalu. Terbukti dari masih banyaknya sampah yang dinaikkan dari tiap-tiap pintu air. Terhitung sampah kering jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan. Alasannya, sampah non organik membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terurai, terlebih di air.  Continue reading

Peta Konsep Program SES Kelompok 11, Ukur Kesiapan Sekolah

SURABAYA Pembuatan peta konsep program lingkungan hidup menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah-sekolah peserta Workshop I Surabaya Eco School 2013 yang tergabung dalam kelompok 11,  Rabu (4/9). Workshop yang diselenggarakan di SMPN 23 ini diperuntukkan untuk 56 sekolah dasar yang berada di kawasan Surabaya Timur.  Continue reading

Peserta Workshop Kelompok 19 Sepakati Buat Lubang Resapan Untuk Redam AIr Laut Masuk Kedalam Tanah

SURABAYA – Banyaknya sampah plastik di pasir pantai Kenjeran dan kekeringan di Kali Lamong membuat peserta workshop tahap I Surabaya Eco School terkejut. Fakta tersebut dibenarkan oleh sedikitnya 40 orang peserta perwakilan guru dan siswa yang menjadi peserta workshop awal program lingkungan yang didukung oleh Pemerintah Kota Surabaya dan PT> Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di SMPN 36, Rabu (04/09). Continue reading

Workshop SES Kelompok 19, Guru SMP Al Hikmah Ingin Praktekkan Biopori di Sekolahnya

Salah satu perwakilan sekolah kelompok 19 Workshop Surabaya Eco School 2013 menunjukkan rencana  program lingkungan hidup Surabaya Eco School 2013 mereka

Salah satu perwakilan sekolah kelompok 19 Workshop Surabaya Eco School 2013 menunjukkan rencana program lingkungan hidup Surabaya Eco School 2013 mereka

SURABAYA – Daun gingseng menjadi daya tarik tersendiri bagi sedikitnya 40 orang perwakilan guru dan siswa SMP se Surabaya Selatan peserta wokshop I Surabaya Eco School kelompok 19. Pasalnya, tanaman gingseng yang ada di kebun belakang sekolah ini mampu membuat penasaran peserta workshop program lingkungan yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa–Bali (PJB) di SMPN 36, Rabu (4/9).  Continue reading