Daily Archives: 18 September 2013

Banyak Fasilitas Rusak Akibat Pembangunan, SMA Trimurti Mulai Lagi Pengelolaan Lingkungan

SURABAYA – Taman dinding yang menghiasi SMA Trimurti selama 3 tahun terakhir menjadi rusak. Pembangunan gedung sekolah menjadi penyebab utama rusaknya 20 tanaman puring pada taman itu. Memang kasus seperti ini banyak terjadi di sekolah lain. Jika pemborong sudah melakukan pembangunan maka bekas rontokan bangunan atau gragal berjatuhan dan menimpa tanaman yang terletak di samping tempat wudhu.  Continue reading

SDK Stella Maris Awali SES dengan Budaya Memilah Sampah

SURABAYA – Berstatus sebagai pendatang baru dalam program Surabaya Eco School (SES), tidak membuat SDK Stella Maris berkecil hati. Keadaan ini malah memberikan motivasi tersendiri bagi mereka untuk mewujudkan terciptanya budaya peduli lingkungan hidup di kalangan siswanya. Sebab, melalui program yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali  ini, dapat menjadi salah satu bentuk upaya membentuk karakter peduli anak.  Continue reading

SMPN 23 Targetkan Jadi Sekolah Terbanyak Lubang Biopori Dengan 800 Lubang

SURABAYA – Sebanyak 800 lubang resapan biopori menjadi target yang disampaikan oleh Kun Mariyati, guru lingkungan SMPN 23 dalam pembinaan Surabaya Eco School di sekolahnya, Rabu (18/09). Dalam program lingkungan yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB), Kun Mariyati mengungkapkan bahwa jumlah lubang resapan yang terdata sudah mencapai 320 lubang resapan. Continue reading

Optimalkan Pemilahan Sampah, SMK Muhammadiyah I Rencanakan Buat Infus Tanaman

SURABAYA – Salah satu hasil nyata yang tampak setelah mengikuti workshop I Surabaya Eco School adalah berjalannya upaya pemilahan sampah yang dilakukan oleh SMK Muhammadiyah I. Pemilahan sampah yang letak sekolahnya berada di depan Pasar Kapasan ini terpilah berdasarkan 2 jenis, yaitu sampah basah dan sampah kering. Continue reading

Pemahaman Jenis Sampah dan Upaya Pengolahan Sampah SMP Raden Paku

Siswa SMP Raden Paku Surabaya melakukan pemilahan sampah setelah mendapat penjelasan definisi sampah basah dan sampah kering di sekolahnya

Siswa SMP Raden Paku Surabaya melakukan pemilahan sampah setelah mendapat penjelasan definisi sampah basah dan sampah kering di sekolahnya

SURABAYA – Berada di lantai 2 tidak membuat program lingkungan hidup SMP Raden Paku berhenti. Mereka mengupayakan untuk mewujudkan lingkungan bersih di sekolah mereka. Kondisi tersebut terlihat saat pembinaan Surabaya Eco School yang dilakukan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa Bali, Rabu(18/9). Nampak sudah ada tempat sampah terpilah di setiap kelas.  Continue reading

Adakan Kelas Percontohan Lingkungan, SMAN 7 Optimalkan Pengumpulan Sampah Kertas

SURABAYA – Tidak memiliki sarana pengomposan, tidak adanya tempat sampah terpilah, bukan berarti tidak bisa melakukan kegiatan lingkungan. Fakta tersebut disampaikan oleh Kamilia Ridwan, ketua kader lingkungan SMAN 7 saat pembinaan lingkungan Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di sekolahnya, Rabu (18/09). Continue reading

Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Digelar Minggu 22 September Mulai Pukul 06.00

SURABAYA – Masyarakat kota Pahlawan ini patut berbangga hati, karena memiliki pantai, yaitu pantai Kenjeran. Sebab, tidak semua kota dan kabupaten di Indonesia ini memiliki pantai. Sebagai wujud kebanggaan dan rasa memiliki terhadap pantai, Tunas Hijau mengajak segenap masyarakat Surabaya untuk ikut serta, khususnya sekolah-sekolah.  Continue reading