Daily Archives: 28 September 2013

SDN Gayungan I Aktifkan Kembali Pengomposannya

SURABAYA – Seru dan menyenangkan. Ungkapan itu disampaikan Chevito Malikia Umidin Bintang Bali, siswa SDN Gayungan I. Ekspresi tersebut dia sampaikan saat pembinaan Surabaya Eco School 2013 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa Bali, Sabtu (28/9). Dia mengaku senang karena mendapat pengalaman baru.  Continue reading

Pengomposan dan Green House SDN Perak Barat Kawasan

SURABAYA – Jumlah tanaman di green house SDN Perak Barat Kawasan, Sekolah Adiwiyata Nasional Mandiri, terus bertambah. Tidak hanya jumlahnya yang bertambah, jenis tanamannya juga bertambah. Penambahan itu mereka tujukan untuk lebih menjadikan green house sebagai media pembelajaran bagi siswa sekolah yang berada di Jalan Tanjung Torawitan ini.  Continue reading

Siswa SDN Rungkut Kidul II Berebut Buat Biopori

SURABAYA – SDN Rungkut Kidul II adalah salah satu sekolah yang tidak mengikuti Workshop I Surabaya Eco School 2013 yang seharusnya dilaksanakan di SMPN 23 bersama sekolah dasar wilayah Surabaya timur yang lainnya. Ketika dikonfirmasi, ternyata guru yang ditugaskan sekolah untuk hadir berhalangan dan tidak ada yang menggantikan.  Continue reading

SDN Petemon XIII Pelihara SEMUT (Sejenak Memungut) Dan Aktifkan Lagi Pengomposan Daun

SURABAYA – Pembiasaan lingkungan SEMUT (Sejenak Memungut) sampah masih dipelihara dengan baik oleh warga SDN Petemon XIII dengan baik. Hal tersebut terlihat dari setiap selesai istirahat, saat bel berbunyi dengan nada panjang itu artinya gerakan SEMUT (Sejenak Memungut) sampah dimulai.  Seluruh warga sekolah tampak berlarian mencari sampah yang berserakan di lingkungan sekolah. Continue reading

SDN Pakis III Pilah Sampah Jadi 3 Jenis Dan Pengomposan Daun Menggunakan Glangsing

SURABAYA – Pemilahan sampah yang dilakukan oleh kader lingkungan SDN Pakis III dibagi menjadi 3 yaitu sampah plastik, organik dan kertas. Menurut penuturan Dita Meriyana, guru pembina lingkungan, pemilahan sampah di sekolah dulunya hanya sampah basah dan sampah kering, kini bertambah 1 jenis lagi. Informasi tersebut disampaikan oleh Dita Meriyana, guru pembina lingkungan saat pembinaan program Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di sekolahnya, Sabtu (28/09). Continue reading