Penyisihan Yel-Yel SMP dan SMA Weekend ini, Tidak Boleh Ada Sampah Berserakan Lagi

Pelaksanaan penyisihan Lomba Yel-Yel Lingkungan Hidup Surabaya Eco School 2013 kategori Sekolah Dasar kemarin, Minggu (29/9), berjalan lancar. Namun, ajakan kepada pengunjung untuk menangani sampah yang dihasilkan dan menjaga keasrian taman perlu ditingkatkan lagi. Penyebabnya, beberapa spot tanaman di depan panggung utama ada yang rusak. Sampah juga cukup banyak berserakan di sekitar panggung utama pasca penyisihan. 

Kegiatan yang dihadiri ribuan orang seperti Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2013 ini memang berpotensi menghasilkan banyak sampah. Perlu penanganan khusus terhadap sampah yang dihasilkan

Kegiatan yang dihadiri ribuan orang seperti Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2013 ini memang berpotensi menghasilkan banyak sampah. Perlu penanganan khusus terhadap sampah yang dihasilkan

Menanggapi kondisi itu, Aktivis Senior Tunas Hijau dan Direktur Surabaya Eco School 2013 Satuman menegaskan bahwa kerusakan taman dan sampah berserakan tidak boleh terjadi lagi pada pelaksanaan penyisihan lomba untuk kategori SMA/SMK dan SMP pada akhir pekan ini. “Kita akan terus mengingatkan pengunjung dan masing-masing anggota tim untuk mencegah terjadi kerusakan taman dan sampah berserakan,” ujar Satuman.

Tunas Hijau akan mengajak melakukan seluruh tim peserta dan pengunjung melakukan bersih-bersih sampah di antara beberapa penampilan. “Kita sepertinya akan lebih sering mengajak seluruh tim peserta dan pengunjung untuk bersih-bersih sampah di antara jeda penampilan,” ujar Purbo Sari Retno Ningsih, aktivis Tunas Hijau yang bertugas sebagai pembawa acara peda penyisihan kategori Sekolah Dasar.

Koordinator dan pembina tim yel-yel masing-masing sekolah peserta juga akan di-briefing khusus agar menerapkan sikap peduli sampah dan kelestarian taman. “Masing-masing anggota tim peserta yel-yel harus menjadi teladan bagi orang-orang disekitarnya, termasuk pengunjung taman dalam berperilaku ramah lingkungan,” ujar Aktivis Tunas Hijau Ali Felyndra, koordinator Lomba Yel-Yel Lingkungan Hidup Surabaya Eco School 2013.

Masing-masing anggota tim yel-yel sekolah harus memberikan keteladan an dalam menangani sampah. Aksi bersih-bersih juga akan dilakukan di antara jeda penampilan saat pelaksanaan penyisihan kategori SMP dan SMA weekend ini

Masing-masing anggota tim yel-yel sekolah harus memberikan keteladan an dalam menangani sampah. Aksi bersih-bersih juga akan dilakukan di antara jeda penampilan saat pelaksanaan penyisihan kategori SMP dan SMA weekend ini

Untuk mencegah munculnya sampah berserakan pada penyisihan lomba kategori SMA/SMK dan SMP yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali pada akhir pekan ini, penambahan tempat sampah berukuran besar akan dilakukan. “Kita juga akan menyediakan beberapa trash bag khususnya di sekitar panggung utama,” ujar Ali, koordinator lomba yang didukung PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surya Sembada, PT. Dharma Lautan Utama dan PPS Autoshine ini.

Surabaya Eco School adalah program lingkungan hidup berkelanjutan bagi sekolah-sekolah Surabaya. Pada pelaksanaan 2013 ini, tema yang diangkat adalah Wujudkan Konservasi Air di Sekolah. Surabaya Eco School 2013 didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surya Sembada, PT Pertamina, Hotel Bisanta Bidakara Surabaya, Telkomsel Indonesia

(ron)