SDN Gayungan I Aktifkan Kembali Pengomposannya

SURABAYA – Seru dan menyenangkan. Ungkapan itu disampaikan Chevito Malikia Umidin Bintang Bali, siswa SDN Gayungan I. Ekspresi tersebut dia sampaikan saat pembinaan Surabaya Eco School 2013 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa Bali, Sabtu (28/9). Dia mengaku senang karena mendapat pengalaman baru. 

“Kegiatan ini jadi seru karena saya dapat ilmu baru tentang sampah,” tuturnya. Dia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu diadakan karena menumbuhkan motivasi bagi mereka. “Kalau seperti ini bersih-bersihnya saya sangat senang karena dilakukan bersama-sama,” lanjutnya.

Sependapat dengan Chevito, Mafiroh Tul Min Qib Tya, siswa kelas 5, juga merasakan yang sama. Menurutnya, kegiatan ini sebagai wawasan baru untuk mengawali kegiatan lingkungan. ”Ini tentang pemilahan sampah. Jadi setelah ini saya bisa ajak anak-anak memilah sampah,” tutur Mafiroh. Dia menambahkan bahwa mereka bisa mengarahkan untuk jenis sampah yang di sekolah.

“Tadi sudah dijelaskan tentang pemilahan sampah jadi bisa sosialisasi ke teman-teman yang lain,” lanjutnya. Mereka juga mengaktifkan kembali tong komposter yang mereka miliki. “Kami juga ingin membuat kompos dari sampah organik,” terangnya.

Mafiroh menjelaskan bahwa setelah mereka melakukan pemilahan tentu saja mereka ingin melaksanakan pengolahannya. “Ya masak hanya milah saja, Kak? Kita juga perlu mengolahnya,” ucapnya. Dia menambahkan bila pemilahan saja tidak cukup untuk mengatasi masalah sampah di sekolahnya. “Kan perlu ada pengolahannya, yang kami punya ya kompos ini kak,” terangnya. Dia berharap segera untuk melaksanakan pengomposannya.

Kondisi tersebut menurut Ali felyndra, aktivis Tunas Hijau perlu memang adanya pengolahan. “Di sini sudah bagus ada pemilahan sampah tetapi belum ada pengolahannya,” tutur Ali. Selain itu, pengertian mereka terhadap sampah juga membantu berjalannya kegiatan mereka. “Pengenalan soal sampah di sini sudah banyak jadi tinggal dilaksanakan saja,” lanjutnya. Dia tak lupa untuk mengingatkan sekolah mengirim laporan berupa foto dan artikel.

Surabaya Eco School adalah program lingkungan hidup berkelanjutan bagi sekolah-sekolah Surabaya. Pada pelaksanaan 2013 ini, tema yang diangkat adalah Wujudkan Konservasi Air di Sekolah. Surabaya Eco School 2013 didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PDAM Surya Sembada, PT Pertamina, Hotel Bisanta Bidakara Surabaya, Telkomsel Indonesia(ali/ro)