Daily Archives: 28 November 2013

Sukses Pemilahan Sampah, SMP Praja Mukti Optimalkan Penampungan Air Wudhu Untuk Pembelajaran

SURABAYA – Program pemilahan dan pengurangan sampah plastik di SMP Praja Mukti yang sudah berjalan selama 3 bulan telah menuai hasilnya. Menurut pembina kader lingkungan, Abdul Mubin, sampah plastik sudah banyak berkurang, saat ini yang ada tinggal sampah botol dan sampah gelas plastik “Itupun sampah botol dan gelas plastik, sudah kami sediakan tempat pembuangannya sendiri, jadi praktis kami hanya mengolah sampah kertas saja,” ucap Abdul Mubin kepada Tunas Hijau saat pembinaan program Surabaya Eco School yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Rabu (28/11). Continue reading

Urban Farming Organik SMPN 11 Beri Berkah Petugas Kantin Dan Targetkan 700 Lubang Resapan

SURABAYA – Setiap sekolah finalis Surabaya Eco School pasti mempunyai program unggulan. Seperti SMPN 11 yang  menjadikan program urban farming dan water treatment sebagai program lingkungan unggulannya. Puluhan tanaman terong, cabai dan sawi tertanam dilahan 30 meter persegi dan penjernihan air limbah kantin yang dapat menjernihkan air kantin dalam ukuran puluhan liter dalam sehari. Informasi tersebut disampaikan oleh Suminah, guru pembina lingkungan saat pembinaan Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Kamis (28/11). Continue reading

Eco Toilet dan Ngebor Biopori di Kampung + Sekolah Lain ala SMPN 4

SURABAYA – Dampak dari Surabaya Eco School tidak hanya dirasakan oleh warga SMPN 4 saja. Agar lebih banyak orang yang peduli lingkungan, kader lingkungan SMPN 4 menyebarkan virus cinta lingkungan kepada warga sekitar. Kampung Blauran RT 1 RW 3 menjadi sasaran pertama untuk penyebaran virus cinta lingkungan itu.  Continue reading

Titik Kumpul Eco Action V Akhir Pekan ini Berpindah

SURABAYA Lokasi Eco Action V Surabaya Eco School 2013 akhir pekan ini, Sabtu 30 November, di jalur hijau Jalan Raya Perak Barat ternyata sedikit berbeda dibandingkan jalur hijau lainnya. Permukaan tanah jalur hijau ini lebih tinggi sekitar 40 cm dibandingkan permukaan jalan raya.  Keistimewaan ini salah satu penyebab kenapa Walikota Surabaya Tri Rismaharini meminta secara langsung kepada Tunas Hijau untuk menyelenggarakan pembuatan lubang resapan biopori di jalur hijau ini.  Continue reading

Surabaya Eco School Mengubah Perilaku Warga Sekolah dan Masyarakat

Oleh Anik Widarti, Guru Pembina Lingkungan Hidup SDN Nginden Jangkungan II

SURABAYA – Kamis(27/11) Program Surabaya Eco School yang diselenggarakan tiap tahun oleh Tunas Hijau Indonesia mengajak warga sekolah dan masyarakat untuk peduli dalam penyelamatan lingkungan. Saya pertama mendapat undangan launching Surabaya Eco School 2012 beserta 3 siswa di Graha Sawunggaling mewakili sekolah tempat dinas saya sebelumnya, yaitu SDN Semolowaru I.  Continue reading