Daily Archives: 29 November 2013

SMAN 21 Libatkan Petugas Kantin Olah Sampah Organik Menggunakan Keranjang Komposter

SURABAYA – Keranjang komposter umumnya dirawat oleh kader lingkungan, karena pihak kantin sekolah enggan untuk merawatnya. Mereka lebih senang untuk memisahkan sampah organiknya saja. Namun hal tersebut tidak berlaku di SMAN 21. Tanpa rasa jijik, pihak kantin benar-benar memaksimalkan 6 keranjang komposter yang ada disamping kantin sekolah. Informasi tersebut disampaikan oleh Alia, petugas kantin SMAN 21 saat pembinaan Surabaya Eco School oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Jum’at(29/11). Continue reading

Kader Lingkungan SMA Dharma Wanita Targetkan Panen Kompos Lebih Banyak Lagi

SURABAYA – Lubang resapan biopori yang berfungsi meresapkan air hujan ke dalam tanah banyak dimanfaatkan 30 sekolah finalis Surabaya Eco School termasuk SMA Dharma Wanita. Sekolah yang berlokasi di daerah Kendangsari ini sudah membuat 34 lubang resapan di sekolah. Masing-masing lubang resapan biopori kedalamannya 100 sentimeter, tidak hanya berfungsi meresapkan air hujan, tapi dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Continue reading

SMK Farmasi Pantang Menyerah Olah Dan Pilah Sampah Meski Sekolah Satu Atap

SURABAYA – Derita sekolah satu komplek juga dirasakan oleh kader lingkungan SMK Farmasi. Tidak tanggung-tanggung, di dalam sekolah yang berada di daerah Gembong ini terdapat dua sekolah lainnya. Hal tersebut dilengkapi dengan adanya perkampungan di belakang sekolah. Namun, kondisi tersebut tidak dijadikan beban ataupun kendala bagi mereka untuk tetap peduli lingkungan. Semangat membara inilah yang ditemui Tunas Hijau saat menggelar pembinaan lingkungan Surabaya Eco School 2013 bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, Jumat (29/11). Continue reading

2 Minggu, SDN Pradah Kalikendal I Sosialisasi Lubang Resapan Ke 4 Sekolah Lain

SURABAYA – Satu minggu sekali, siswa SDN Pradah Kalikendal I pergi ke sekolah lain untuk mensosialisasikan peduli lingkungan kepada warganya. Sudah dua minggu ini, sebanyak 4 sekolah sudah dikunjungi oleh kader lingkungan untuk berbagi pengalaman berkegiatan lingkungan. Keempat sekolah tersebut diantaranya adalah SDN Dukuh Pakis I, SDN Dukuh Kupang III, SDN Dukuh Kupang IV dan MTs Badrussalam. Continue reading