Pengumuman Pemenang Lomba Video Pendek Konservasi Air

Pelaksanaan Lomba Video Pendek yang bertema konservasi air sebagai bagian dari program Surabaya Eco School 2013 sudah selesai dilaksanakan awal bulan, Minggu (9/2). Saat itu total peserta berjumlah 58 tim yang berasal dari lebih 40 SD, SMP dan SMA/SMK. Persaingan yang ketat dalam membuat video pendek yang dalam ketentuan lombanya maksimal 2 menit, on the spot dan dikerjakan maksimal 5 siswa. 

Video pendek konservasi air terbaik Surabaya Eco School 2013 ditayangkan para peresmian Eco Mobile PJB oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di SDN Kaliasin VII

Video pendek konservasi air terbaik Surabaya Eco School 2013 ditayangkan para peresmian Eco Mobile PJB oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini di SDN Kaliasin VII

Lomba yang berlangsung mulai pukul 07.00 sampai pukul 17.00 WIB terkumpul sebanyak 58 karya video pendek dari peserta. Meski proses pembuatannya cukup lama, yaitu berdurasi 10 jam, tapi bagi beberapa tim peserta menilai waktunya masih kurang. “Ketika itu banyak peserta yang mengalami kesalahan proses edit video. Salah satunya ketika menggabungkan dan membuat video berjenis MPEG HD,” terang Satuman, aktivis senior dan project director Surabaya Eco School 2013.

Dimana penjurian dilakukan selama 2 minggu ini melibatkan Aktivis Senior dan Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni, Aktivis Senior dan Desain Grafis Tunas Hijau Bram Azzaino dan Satuman. Penilaiannya lomba bertema konservasi air ini meliputi durasi, kreatifitas dan pesan lingkungan yang terkandung dalam video tersebut.

“Hasil karya video pendek dari kalangan SMA sangat dominan. Beberapa karya video memukau juri. Seperti dari SMAN 2 dan SMAN 20. Namun tidak hanya karya video  kalangan SMA yang berhasil memikat hati juri. Beberapa karya video dari kalangan SD tidak kalah menariknya,” kata Satuman.

Diantara video karya peserta SD adalah SDN Kedung Cowek I. “Mengangkat fakta lokal kemudian ditampilkan dengan baik melalui karya video mereka. Mungkin penonton lain yang melihat video itu akan merasakan miris dan ingin melakukan sesuatu untuk lingkungan,” terang Satuman.

Berbeda dengan Bram Azzaino, dia banyak menemukan video stop motion. “Karya video stop motion sebenarnya bagus atau yang sedang ngetren di kalangan remaja. Namun jika berbahan foto bukan video maka hal ini akan mendapat nilai yang rendah. Mengingat ketentuan lomba penggunaan bahan foto hanya 10% sisanya harus video,” terang Bram Azzaino saat melakukan penilaian di markas Tunas Hijau.

Sebagaimana ketentuan yang telah disampaikan sebelumnya, Lomba Video Pendek bertema konservasi air yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PDAM Surya Sembada ini diumumkan setelah dipamerkan dan dikampanyekan dalam rentetan kegiatan Tunas Hijau, seperti peresmian mobil edukasi keliling Eco Mobile PJB, Rabu (26/02), Green Technology and Innovation Expo 2014 (26/02), ke beberapa sekolah dan tempat publik seperti Taman Flora Bratang.

Berikut ini adalah karya video terbaik Lomba Video Pendek Konservasi Air sebagai bagian dari Surabaya Eco School 2013:

  1. Juara I          Lomba Video Pendek karya Elsan Rizki B.S, Nanda Nur F.A, M. Herdian Saputra dari SMAN 20 yang berjudul “Apa Sih Konservasi Air Itu?”
  2. Juara II         Lomba Video Pendek karya Salsabila Maghfirani, Dhanika Sukoputri, Rizal Muntashir dari SMAN 2 yang berjudul “Save”
  3. Juara III        karya Gilang Ratri Sakti, Nabila Nawja Faradisa, Amanda Istiqomah, M. Fauzan Putra H, Narendra Pratama dari SDN Kedung Cowek I yang berjudul “Pencemaran Air”

Selanjutnya seluruh juara akan dihubungi mengenai penyerahan hadiah, tropi dan sertifikat dari Walikota Surabaya. Peserta yang dinyatakan juara juga diminta menyetorkan video dengan kualitas file terbesarnya ke panitia penyelenggara. Info lebih jelas dapat menghubungi melalui email: info@tunashijau.org. Markas: Semolowaru Indah T-10 Surabaya 60119. telp/fax: 5936994 atau HP 089676022252. (1man)