Monthly Archives: Oktober 2014

SDN Manukan Wetan IV Realisasikan Lubang Resapan Saat Jumat Bersih

SURABAYA – Menjelang berakhirnya tantangan minggu ketujuh program Surabaya Eco School 2014 tentang pembuatan 20 lubang resapan biopori di sekolah, SDN Manukan Wetan IV segera mengajak warga sekolahnya untuk merealisasikan tantangan 20 lubang resapan biopori di beberapa bagian sekolah yang rendah dan taman sekolah. Fakta lingkungan tersebut mengawali pembinaan lingkungan tahap II Surabaya Eco School 2014. Continue reading

Kebijakan Lingkungan Baru Anti Sampah Plastik di SDN Bibis 113

SURABAYA – Berhati-hatilah bila memasuki wilayah SDN Bibis 113 dengan membawa plastik kemasan sekali pakai. Alasannya, sekolah yang berada di Jalan Bibis ini memiliki peraturan melarang plastik kemasan sekali pakai memasuki wilayah sekolah mereka. Sanksinya, siapaun warga sekolahnya kalau membawa masuk plastik kemasan sekali pakai akan diharuskan membawa 1 tanaman. Continue reading

SMAN 14 Langsung Buat Lubang Biopori Jawab Tantangan Pekan Ketujuh SES 2014

SURABAYA – Memasuki pekan ketujuh tantangan Surabaya Eco School 2014, yakni pasca workshop sekolah-sekolah diharuskan membuat 20 lubang resapan biopori di area sekolah. Fakta tersebut yang disampaikan Tunas Hijau kepada kader lingkungan SMAN 14 saat menggelar pembinaan lingkungan SES 2014 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Jumat (31/10). Continue reading

SDN Kapasari VIII Mulai Bebas Makanan Kemasan Plastik

SURABAYA – Lilik Atminiasih, penjual kantin SDN Kapasari VIII Surabaya, sudah empat hari ini tidak lagi menjual jajanan dalam kemasan plastik di sekolah. Kini dia menjual lontong mie, lontong lodeh dan bakso yang lebih sehat karena tanpa pengawet, penyedap, pengenyal dan bahan kimia yang umumnya digunakan pada makanan.  Continue reading

Uji Teknis Biopori di SDN Ngagel Rejo II

SURABAYA – Lima belas lubang resapan biopori telah dibuat di SDN Ngagel Rejo II Surabaya lengkap dengan pipa yang dipasang pada bagian atasnya. Pemandangan ini nampak saat Tunas Hijau melakukan pemantauan lapangan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, Jumat (31/10) pagi.  Continue reading

SMPN 1 Gelar Jumat Bersih Dengan Tanam Tanaman Suweg

SURABAYA – Jumat Bersih biasanya identik dengan kegiatan bersih-bersih sampah, kali ini kegiatan rutinitas Jumat Bersih di SMPN 1 tampak berbeda digelar dari biasanya. Pagi itu, Jumat (31/11) warga SMPN 1 berbondong-bondong menuju ke taman baru depan sekolah untuk menanam tanaman yang jarang ditemui di kota Pahlawan. Tanaman Suweg yang merupakan berasal dari bahasa jawa dibawa oleh kepala SMPN 1, Titik Sudarti, untuk ditanam di taman baru tersebut. Informasi tersebut mengawali pembinaan Surabaya Eco School 2014. Continue reading

Kepala SDN Made II Awasi Langsung Pencacahan Sampah Organik Saat Pengomposan

SURABAYA – Mempunyai mesin pencacah daun yang merupakan hadiah dari Badan Lingkungan Hidup Kota Surabaya membuat Lilik Minaryati, kepala SDN Made II turun langsung dalam mengawasi proses pencacahan daun yang dilakukan anak-anaknya. Fakta tersebut menjadi pembuka pembinaan lingkungan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Kamis (30/10). Continue reading

Wall Garden SDN Sememi I Manfaatkan Air Hujan Sebagai Sumber Penyiramannya

SURABAYAWall garden milik SDN Sememi I bukanlah wall garden biasa, pasalnya proses penyiraman tanaman sayur yang ada pada wall garden menggunakan air dari penampungan air hujan yang ditampung menggunakan rainwater tank. Informasi tersebut diperoleh Tunas Hijau saat melakukan pembinaan tahap II Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Kamis (30/10). Continue reading

Ajak Seluruh Ketua Kelas SMPN 16 Optimalkan Keranjang Pengomposan

SURABAYA – Program 1 Kelas 1 Keranjang Pengomposan Takakura yang diterapkan di SMPN 16 Surabaya belum disertai dengan pengoptimalannya. Tidak ada satu pun media pengolahan sampah organik itu yang digunakan dengan semestinya. Dengan kata lain, sudah beberapa bulan terakhir keranjang pengomposan itu tidak mendapat pemasukan sampah organik untuk diolah menjadi kompos.  Continue reading

SDN Kandangan I Siapkan Jumat Bersih Dengan Buat Lubang Resapan

SURABAYA – Sebelum membuat gerakan serentak pada Jumat bersih besok, Tunas Hijau mengajak kader lingkungan SDN Kandangan I untuk membuat lubang resapan biopori. Alasannya, saat Jumat bersih, mereka akan mengajak warga sekolah membuat 20 lubang resapan biopori sebagai jawaban tantangan pekan ketujuh program Surabaya Eco School 2014. Continue reading

SMPN 38 Promosikan Batik Ciprat Lingkungan Dan Lakukan Pengomposan

SURABAYA – Pembuatan batik ciprat lingkungan ala SMPN 38 mengawali pembinaan program Surabaya Eco School 2014 di sekolah. Program yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, Rabu (29/10). Pembuatan batik ini sengaja dipersiapkan karena akan dipamerkan dalam pameran di Balai Pemuda bulan depan. Continue reading

Tetap Indah dan Aman dengan Biopori SDN Karah III

SURABAYA – Lubang resapan biopori yang dibuat sekolah-sekolah melalui program Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali  tidak lantas membuat sekolah menjadi kumuh. Keindahan harus tetap dijaga. Keamanan lokasi untuk beraktivitas warga sekolahnya juga harus tetap dijaga.  Continue reading

SMPN 5 Sikapi Keringnya Rainwater Tank Dengan Banyak Buat Biopori

SURABAYA – Musim kemarau yang panjang membawa dampak bagi rainwater tank milik SMPN 5, tandon penampungan air hujan yang merupakan reward sekolah finalis Surabaya Eco School 2013 terlihat kering. Tandon dengan volume 2200 liter tersebut belum bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman selama musim kemarau. Fenomena ini menjadi bahasan menarik bagi kader lingkungan SMPN 5 saat pembinaan Surabaya Eco School 2014 tahap kedua yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, Rabu (29/10). Continue reading

SDN Tanah Kalikedinding VIII Jebol Paving Dan Beri Tanda 10 Biopori Baru

SURABAYA – Tantangan membuat 20 lubang resapan baru sebagai tugas pasca workshop II Surabaya Eco School 2014 langsung ditanggapi oleh SDN Tanah Kalikedinding VIII. Meski belum ada pipa untuk penahan tanahnya, sekolah yang berada di jalan Pogot ini mengerahkan siswa kelas 4 untuk membuat 20 lubang resapan biopori yang sebelumnya sudah diberi tanda. Continue reading