Kampanye Minimalisasi Kantong Plastik SMPN 40

GRESIK – Para aktivis lingkungan hidup SMPN 40, yang dikenal dengan Si Cilung Spenforty, menikmati malam minggunya, Sabtu (29/11). Namun, bukan menikmati sambil berjalan-jalan ria atau menonton hiburan di pusat perbelanjaan di daerah Driyorejo Gresik, atau benyak dikenal dengan Sentra Bisnis Driyorejo (SBD). Namun mereka melakukan kampanye lingkungan hidup. Kampanye mereka kali ini membahas tentang bahaya plastik dan pengurangan penggunaan sampah plastik. 

Tim lingkungan hidup SMPN 40 Surabaya kampanye minimalisasi kantong plastik di Sentra Bisnis Driyorejo, Sabtu (29/11) malam

Tim lingkungan hidup SMPN 40 Surabaya kampanye minimalisasi kantong plastik di Sentra Bisnis Driyorejo, Sabtu (29/11) malam

Alasan mereka memilih Sentra Bisnis Driyorejo karena memang jarak dari sekolah dekat dan banyak siswa SMP Negeri 40 yang bertempat tinggal disana yang mau berpartisipasi. Juga, pada Sabtu malam, disana ramai pengunjung. Apalagi, di depan SBD tersebut ada panggung besar untuk konser pada Sabtu malam minggu ini.

Memang benar, disana banyak sekali pengunjung yang antusias dengan kegiatannya Si Cilung ini. Mereka dengan senang hati menerima tas kain dari para Aktivis Si Cilung. Kemudian mengganti tas pastik kresek mereka dengan tas kain ini. Disana memang sambil berkampanye, mereka membagikan tas kain secara gratis kepada pengunjung.

“Terima kasih ya, Adik-Adik. Ini gratis kan? Memang benar ya, seharusnya kita menggunakan tas kain supaya mengurangi dampak dari sampah plastik,” kata seorang penjual toko kosmetik dengan nama Toko Putri Ratu.

Pada kampanye ini, kader lingkungan hidup SMPN 40 Surabaya ini menukar kantong plastik pengunjung dengan tas belanja dari kain

Pada kampanye ini, kader lingkungan hidup SMPN 40 Surabaya ini menukar kantong plastik pengunjung dengan tas belanja dari kain

Antusias dari pengunjung membuat para Aktivis Si Cilung senang dan bangga dapat menularkan sikap cinta linkungan pada siapa saja. Apalagi, dengan mereka membagikan tas kain kepada pengunjung sama saja mereka menukar tas plastik mereka dengan tas kain, dan jika ada lebih dari 30 orang mereka tukarkan tas plastiknya dengan tas kain, maka sebuah perubahan kecil untuk menjadi baik telah mereka laksanakan.

Kampanye di pusat keramaian ini juga merupakan realisasi dari challenge khusus bagi sekolah finalis Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Dharma Lautan Utama. Selanjutnya, Si Cilung Spenforty juga akan terus merealisasikan challenge mingguan sebelumnya, dan yang pasti tetap mengaktifkan radio sekolah. (FebrianaPutri SMPN40/ron)