Sosialisasi Jam Hijau di SMPN 36

SURABAYA – Tunas Hijau menyosialisasikan program Jam Hijau kepada sekitar 40 orang siswa anggota tim lingkungan hidup SMPN 36 Surabaya melalui workshop lingkungan hidup yang dilaksanakan di aula sekolah ini, Jumat (28/11). “Jam Hijau ini untuk menjaga semangat melakukan aksi nyata peduli lingkungan hidup teman-teman sekalian,” kata Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni. 

Ragil Ajeng Pratiwi, dari Tunas Hijau, mengajak peserta workshop di SMPN 36 melakukan ice breaking mengawali pelaksanaan workshop

Ragil Ajeng Pratiwi, dari Tunas Hijau, mengajak peserta workshop di SMPN 36 melakukan ice breaking mengawali pelaksanaan workshop

Pada Jam Hijau ini, siswa diajak melakukan aksi nyata peduli lingkungan yang bukan seremoni dan menjumlahkan durasi waktu pelaksanaannya. “Ada empat level penghargaan yang disediakan bagi siswa  berdasarkan jumlah jam pelayanan lingkungan hidup yang dilakukan,” terang Mochamad Zamroni sambil menjelaskan bahwa form Jam Hijau bisa didownload pada www.surabayaecoschool.tunashijau.org/download.

Aktivitasnya mulai pelaksanaan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Dharma Lautan Utama. “Jenis layanan lingkungan hidup yang dimaksud adalah yang tuntas dan bukan seremoni,” terang Zamroni.

Sementara itu, pada sesi workshop lingkungan hidup khusus guru, Yuniarti, guru SMPN 36 Surabaya, memanfaatkan workshop lingkungan hidup itu untuk berbagi pengalaman upaya pengurangan sampah plastik yang sebelumnya dilakukan. Yuniarti mengaku bahwa dirinya sering menolak pemberian kantong plastik belanja. Dia mengaku sering membawa sendiri tas belanja yang bisa digunakan berulang kali.

“Namun, saya kebingungan saat harus berbelanja ikan segar di pasar tradisional. Sebab, terpaksa harus menerima pemberian kantong plastik untuk wadah ikan segar itu,” kata Yuniarti. Seorang guru yang lainnya menyarankan penggunaan wadah khusus sejenis wadah makanan untuk menghindari penggunaan kantong plastik yang cenderung sekali pakai. (ron)