SMK AL Islah Rekaman Lagu Jingle SES 2014 Berjudul “Lestarikan Bumi Kita”

SURABAYA – Musik menjadi salah satu alat yang digunakan oleh 8 orang tim jingle SMK Al Islah untuk  mengajak warga Surabaya peduli lingkungan. Melalui lagu yang berjudul “Lestarikan Bumi Kita”, mereka menyampaikan pesan warga Surabaya menghemat air, menjaga alam sekitar, menanam pohon dan mengurangi polusi udara. Pesan lingkungan yang kuat tersebut merupakan sebagian lirik lagu yang membawa mereka menjadi juara III lomba jingle lingkungan Surabaya Eco School 2014.

Tim jingle lingkungan SMK AL Islah sedang melakukan proses rekaman vokal dan music lagu berjudul "Lestarikan Bumi Kita" yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali di studio Nada Musika

Tim jingle lingkungan SMK AL Islah sedang melakukan proses rekaman vokal dan music lagu berjudul “Lestarikan Bumi Kita” yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali di studio Nada Musika

Keinginan kedelapan orang tim jingle lingkungan SMK Al Islah untuk menyebarluaskan pesan lingkungan yang ada di dalam lagu tersebut dimulai dari dapur rekaman. Selasa (30/12) menjadi langkah awal mereka menyebarkan pesan lingkungan dengan harapan lagu yang mereka ciptakan ini disukai oleh masyarakat Surabaya. Putri Ningtyas, salah seorang tim jingle mengungkapkan kegembiaraannya bisa merasakan rekaman lagu yang mereka ciptakan sendiri. “Ini sebuah penghargaan dan pengalaman kali pertama kami rekaman lagu lingkungan,” ungkap Putri.

Mochamad Ikhsan Fauzi, vokalis tim jingle sekolah yang berlokasi di Jalan Gunung Anyar, mengungkapkan lagu yang diciptakannya ini bercerita tentang kondisi alam dahulu dan sekarang. “Lagu ini menceritakan tentang kondisi alam yang dahulu masih banyak pepohonan, namun sekarang pepohonan menjadi tandus. Dahulu air mengalir jernih, namun sekarang penuh sampah manusia. Karena permasalahan inilah, kami akan mengajak warga sekolah dan warga Surabaya menjaga alam bumi ini,” ujar Ikhsan Fauzi, siswa kelas 11.

Putri Ningtyas, vokalis tim jingle lingkungan SMK Al Islah tampak serius melakukan take vokal dalam lagu lingkungan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk di studio Nada Musika

Putri Ningtyas, vokalis tim jingle lingkungan SMK Al Islah tampak serius melakukan take vokal dalam lagu lingkungan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk di studio Nada Musika

Proses rekaman lagu inipun menjadi pengalaman kali pertama untuk menyiarkan pesan lingkungan melalui lagu. Lagu jingle lingkungan “Lestarikan Bumi Kita” inipun digarap dengan serius, hal tersebut terlihat saat sebelum memulai proses rekaman mereka memilih latihan terlebih dulu. Menurut Risma Noor Aliya, vokalis tim jingle yang juga seorang kader lingkungan, mengatakan demi hasil yang maksimal, mereka rela untuk latihan terlebih dahulu selama 2 jam sebelum take rekaman.

“Semua agar lagunya nanti bisa dinikmati banyak orang dan pesan-pesan lingkungannya jelas terdengar,” terang Risma, siswa kelas 11. Lomba jingle lingkungan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali serta didukung oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.  Siswa yang suka nyemil dan membaca ini berencana setelah lagunya jadi dan bisa didengarkan, mereka akan memutarkannya di radio sekolah. “Kami akan sebarkan virus cinta lingkungan melalui lagu ini kepada semua orang,” imbuh Risma. (ryn)