Grass Tree, Tanaman Asli Australia Yang di Bakar Dahulu Baru Tumbuh

Oleh : Fatih Abdul Aziz, Siswa SMAN 14 Surabaya

Australia mempunyai tanaman lokal yang luar biasa hebat. Grass Tree atau suku amborigin sering menyebutnya Balga adalah tanaman yang hidupnya tersebar keseluruh Australia. Grass tree merupakan tanaman keras sejenis palem yang mampu tumbuh di tanah berpasir Australia yang kering kurang air dan humus. Menariknya, tanaman ini juga dapat hidup dalam suhu ekstrim.

Alfie Niamah, kepala SDIT Al Uswah Surabaya salah seorang rombongan delegasi CCEEE 2015 menanyakan kepada salah seorang siswa tentang nama tanaman yang sedang ditanam atau diteliti saat di Coolbinia Primary School

Alfie Niamah, kepala SDIT Al Uswah Surabaya salah seorang rombongan delegasi CCEEE 2015 menanyakan kepada salah seorang siswa tentang nama tanaman yang sedang ditanam atau diteliti saat di Coolbinia Primary School

Tanaman yang bersifat ‘slow growing’ ini mampu membuat aku kagum karena pesona eksotik yang dimilikinya. Alasannya, karena usia tumbuh tanaman ini sangat pelan, bayangkan tanaman yang tingginya 100 cm usianya sudah 60 tahun. Fakta tersebut menarik perhatianku untuk terus mengupas informasi tentang tanaman ini. Saat di Coolbinia Primary School, sekolah dasar yang memiliki lahan adopsi di sebelah sekolahnya, aku menemukan tanaman grass tree dengan tinggi 2,5 meter yang berusia 400 tahun.

Menariknya lagi, daun yang dimiliki tanaman ini menyerupai lidi atau rumput. Tidak hanya itu, daun yang sudah kering lama-kelamaan daun tersebut terlihat seperti bekas terbakar. Penjelasan ini aku dapatkan dari Wayne O’Sullivian, seorang botanik yang menjelaskan bahwa tidak hanya terlihat seperti terbakar, batang pohon rumput ini juga menyerupai arang, dimana hal tersebut terjadi karena proses alami dari tanaman ini.

Lailatul Rohmah, Guru SMAN 12 Surabaya mencoba mendokuemntasikan tanaman yang bernama Grass Tree yang merupakan tanaman asli Australia saat berada di Coolbinia Primary School

Lailatul Rohmah, Guru SMAN 12 Surabaya mencoba mendokuemntasikan tanaman yang bernama Grass Tree yang merupakan tanaman asli Australia saat berada di Coolbinia Primary School

Berbagai upaya dilakukan oleh warga sekitar Point Walter untuk menjaga kelestarian dan populasi tanaman ini. Salah satunya saat sekolah mempunyai program konservasi penanaman kembali tanaman ini di lahan adopsi tersebut. Menariknya, lahan adopsi tersebut merupakan lahan bekas kebakaran beberapa waktu yang lalu. Mereka melakukan upaya penanaman kembali tanaman grass tree sudah lebih dari 4 bulan yang lalu.

Aku terkejut saat mendengar penjelasan dari Elaine Lewis, guru lingkungan Coolbinia primary school, bahwa pasca kebakarann pertumbuhan tanaman ini lebih cepat, saat ini tanaman ini sudah mencapai tinggi 20 cm. “Ini yang menarik dari tanaman grass tree, tanaman ini akan lebih cepat tumbuh di tanah bekas kebakaran.

Pelajaran penting yang kami dapat saat mengunjungi Bushland di Coolbinia School adalah mereka dengan susah payah mengupayakan konservasi Bushland yang baru saja terbakar. Namun terbakarnya bushland tak sepenuhnya menimbulkan dampak negative. Kelsie juga menjelaskan kepada seluruh delegasi CCEEE bahwa memang biji Grass Tree ini butuh suhu yang sangat panas dan asap untuk dapat tumbuh. Bahkan bji yang tertanaman puluhan tahunpun bisa tumbuh setelah terjadi kebakaran.