Habis Operasi Sampah Kertas Langsung Timbang ala SDN Tanah Kali Kedinding I

SURABAYA – Melalui Surabaya Eco School 2015, sekolah diajak mampu mengajak siswa untuk peduli lingkungan dengan cara menyenangkan. Berbagai cara bisa dibuat sekolah untuk membuat siswa merasa bahwa kegiatan lingkungan tak selamanya membosankan. Salah satunya adalah SDN Tanah Kali Kedinding I Surabaya yang berhasil merubah mindset para siswa. 

Tim lingkungan hidup SDN Tanah Kali Kedinding I menimbang sampah kertas yang terkumpul dengan menggunakan timbangan pasar

Tim lingkungan hidup SDN Tanah Kali Kedinding I menimbang sampah kertas yang terkumpul dengan menggunakan timbangan pasar

Fakta ini ditemui saat Tunas Hijau bersama Eco Mobile PJB menyambangi menggelar pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School 2015 di SDN Tanah Kali Kedinding I, Kamis (27/8). Karena pemilahan sampah difokuskan pada pemilahan kertas pada pekan ini, maka Tunas Hijau berusaha mengajak siswa untuk mengumpulkan sampah kertas.

Aktivis Senior Tunas Hijau Bambang Soerjodari terlebih dulu menjelaskan pentingnya memilah sampah kertas. “Kertas terbuat dari pohon, oleh karena itu satu lembar kertas sama dengan kalian satu kali bernafas,” ujar Bambang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan kertas di SDN Tanah Kali Kedinding I sangat luar biasa banyaknya. Menurut Janny Mudjijanto, guru pembina lingkungan, sekolah ini berpotensi menghasilkan sedikitnya 5 kg sampah kertas setiap harinya. Oleh karenanya, Janny mengajak tim lingkungan sekolahnya untuk mengolah sampah kertas.

Wajah kegirangan nampak ketika Bambang menginstruksikan kepada tim lingkungan ini untuk mencari sampah. “Mereka selalu senang untuk mencari sampah kertas. Setiap kelas yang mereka masuki selalu mendapatkan sampah. Lihat saja ekspresi mereka, hehe,” ujar Janny. Penjelasan Janny juga ditunjukkan oleh siswanya yang berlarian kesana kemari untuk mendapatkan sampah kertas.

Pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School 2015 bersama Eco Mobile PJB di SDN Tanah Kali Kedinding I

Pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School 2015 bersama Eco Mobile PJB di SDN Tanah Kali Kedinding I

Dalam waktu 7 menit tumpukan sampah kertas berhasil mereka kumpulkan. SDN Tanah Kali Kedinding I juga mempunyai kebiasaan langsung timbang. Dengan begitu mereka bisa mengetahui sampah kertas yang terkumpul. Berbekal timbangan pasar, semua sampah kertas yang berhasil mereka temukan langsung ditimbang. Hasilnya 9 kg sampah kertas yang terkumpul.

Uniknya, menurut Janny, bahwa operasi kelas yang mereka jalankan sejak Senin mengalami penurunan. Hari pertama ia bersama tim lingkungannya berhasil mengumpulkan 13 kg pada satu hari saja. Hari berikutnya juga sama mengalami penurunan yaitu 11 kg sampah yang berhasil mereka dapatkan. Dan pada hari ini, (27/08,) hasil operasi mereka juga mengalami penurunan. “Mungkin sudah kami sosialisasikan kepada seluruh kelas. Sehingga siswa bisa menggunakan kertas lebih bijaksana,” ujar Janny. (fatih/ro)