Aksi Bersama Warga Sekitar ala SMPN 5

SURABAYA – Tim lingkungan hidup SMPN 5 Surabaya menjawab maraknya masalah lingkungan di sekitar sekolah dengan membuat aksi nyata bersama warga sekitar sekolah. Program-program yang mereka rancang tergolong unik. 

Kader lingkungan hidup SMPN 5 menyirami pembibitan tanaman urban farming

Kader lingkungan hidup SMPN 5 menyirami pembibitan tanaman urban farming

Tujuannya untuk membuat warga sekitar sekolah tertarik mengikuti acara tersebut dan realisasi Challenge Pekan 6 Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya didukung PT Dharma Lautan Utama dan PPS Autoshine.

Contohnya program “Lubang Bukan Sekedar Lubang”. Yang dimaksud adalah lubang resapan biopori. Lubang resapan biopori ialah lubang resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Lubang resapan biopori memiliki banyak manfaat terhadap lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air, sebagai penanganan limbah organik, dan meningkatkan kesehatan tanah.

“Kami juga merencanakan penanaman pohon untuk mengurangi polusi udara. Kebetulan posisi sekolah kami di pinggir jalan raya yang sering dilalui kendaraan bermotor. Penanaman sayur di kampung Krembangan juga akan dilakukan. Gunanya, mengajak warga berperilaku hidup ekonomis,” ujar Muzdalifah, wakil ketua tim lingkungan hidup SMPN 5 kepada Tunas Hijau saat pembinaan bersama Eco Mobile PJB, Selasa (29/9).

Pembibitan tanaman cabai, terong dan tomat SMPN 5

Pembibitan tanaman cabai, terong dan tomat SMPN 5

Beberapa bibit tanaman sayur-sayuran telah disiapkan para kader. Salah satunya cabai merah. “Kami memilih cabai merah karena perawatannya yang mudah dan cepat,” ungkap salah satu kader lingkungan.  Tidak hanya membibit sayur-sayuran, para kader juga mencoba budidaya tanaman buah tin.

Tanaman buah tin adalah tanaman yang pertama kali dibudidayakan di Mesir sekitar abad 9 SM. Pohon ini digunakan sebagai simbol penghargaan oleh bangsa Yunani. Di Roma juga menganggap pohon tin adalah pohon suci. Buah tin memilik bentuk dan warna yang eksotic, rasa buahnya juga lezat dan manis.

Dengan beragam alasan itu, para kader mencoba membudidayakan karena tanaman buah tin dapat tumbuh subur dan mudah di Indonesia. “Kami membudidayakan tanaman buah tin ini juga karena mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan,” ujar Resti siswi kelas 8. (rief)