Egrang Dihadirkan Pada Kemah Hijau Kalsa

Egrang atau Tengkak-Tengkak menjadi salah satu jenis permainan tradisional yang dimainkan oleh para siswa SDN Kaliasin I peserta Kemah Hijau yang mereka gelar bersama Tunas Hijau di Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya, Sabtu-Minggu, 12-13 September 2015. 

Siswa SDN Kaliasin I sedang mencoba egrang pada sesi permainan tradisional Kemah Hijau SDN Kaliasin I Surabaya 2015

Siswa SDN Kaliasin I sedang mencoba egrang pada sesi permainan tradisional Kemah Hijau SDN Kaliasin I Surabaya 2015

Kegiatan yang mengangkat tema “Kemah Hijau, Penyelamatan Bumi Pesisir” ini merupakan salah satu program nyata SDN Kaliasin I Surabaya dalam menggalakkan gerakan konservasi air bersama seluruh warga sekolahnya, yang pada kegiatan tengah semester ini dilaksanakan di daerah pesisir Surabaya.

TAHUKAH KAMU bahwa ada nilai budaya yang terkandung pada permainan ini? Nilai budaya yang terkandung dalam permainan egrang adalah: kerja keras, keuletan, dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari semangat para pemain yang berusaha agar dapat mengalahkan lawannya.

Nilai keuletan tercermin dari proses pembuatan alat yang digunakan untuk berjalan yang memerlukan keuletan dan ketekunan agar seimbang dan mudah digunakan untuk berjalan. Dan, nilai sportivitas tercermin tidak hanya dari sikap para pemain yang tidak berbuat curang saat berlangsungnya permainan, tetapi juga mau menerima kekalahan dengan lapang dada.

Permainan egrang pada Kemah Hijau dalam rangka kegiatan tengah semester SDN Kaliasin I ini tidak digelar dengan kompetisi individu, melainkan kompetisi kelompok. Masing-masing tim terdiri dari 3 orang. Perlombaan dilaksanakan secara estafet layaknya estafet pada perlombaan lari cepat. (ron)

Salah seorang siswa SDN Kaliasin I sedang belajar bermain egrang

Salah seorang siswa SDN Kaliasin I sedang belajar bermain egrang