SMPN 11 Target Produksi Kompos 3 Ton

Pada pelaksanaan program wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2015 yang dilaksanakan Maret – Juni 2015 lalu, SMPN 11 Surabaya berhasil merealisasikan target produksi kompos mereka. Target produksi kompos yang mereka tetapkan di awal pelaksanaan program yang diselenggarakan Tunas Hijau dan Pemerintah Kota Surabaya saat itu adalah 2 ton. Sedangkan realisasinya adalah lebih dari 2 ton kompos. 

Mesin pencacah sampah organik di SMPN 11 Surabaya ini sudah sekitar 6 bulan tidak dioperasikan karena rusak

Mesin pencacah sampah organik di SMPN 11 Surabaya ini sudah sekitar 6 bulan tidak dioperasikan karena rusak

Pada pelaksanaan gerakan peduli lingkungan hidup sekolah-sekolah Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan didukung PT Dharma Lautan Utama dan PPS Autoshine ini, mereka pun ditantang Tunas Hijau untuk menambah produksi kompos.

“Kalau pada Ecopreneur 2015 lalu berhasil memproduksi kompos lebih dari 2 ton, maka pada Surabaya Eco School 2015 ini harus bisa lebih dari 2 ton kompos,” ujar Wahono, waka kesiswaan SMPN 11 kepada Tunas Hijau disaksikan pembina Surabaya Eco School SMPN 11 Suminah. “2,5 ton kompos adalah angka yang tanggung. Kami berani memasang target 3 ton atau 4 ton kompos yang bisa diproduksi,” tambah Wahono.

Bak penampungan air bekas wudhu bantuan PT Pembangkitan Jawa-Bali kepada SMPN 11 sebagai hadiah juara II Surabaya Eco School 2014 kategori SMP sudah dioperasikan

Bak penampungan air bekas wudhu bantuan PT Pembangkitan Jawa-Bali kepada SMPN 11 sebagai hadiah juara II Surabaya Eco School 2014 kategori SMP sudah dioperasikan

Suminah pun menimpalinya dengan permintaan agar mesin pencacah sampah organik bantuan DAK Kementerian Lingkungan Hidup kepada SMPN 11 melalui Surabaya yang sudah lama rusak di sekolah bisa segera diperbaiki. “Dengan mesin pencacah sampah organik itu, maka proses pengomposan akan lebih mudah,” kata Suminah.

Sementara itu, SMPN 11 sudah mengoperasikan bak khusus penampungan air bekas wudhu sekolah. Bak penampungan itu merupakan hadiah dari PT Pembangkitan Jawa-Bali kepada sekolah-sekolah juara II Surabaya Eco School 2014 pada masing-masing kategorinya. (ron)