34 Tim SD dan 1 Tim SMP Tampil Yel-Yel di Taman Flora Bratang

35 tim yel-yel lingkungan hidup sekolah tampil pada penyisihan lomba kategori Sekolah Dasar Lomba Yel-Yel Lingkungan Hidup Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya didukung PT Dharma Lautan Utama, PO Mentari Pagi dan PPS Autoshine, Minggu (18/10) pagi hingga siang di Taman Flora Bratang. 

Tim perkusi yel-yel lingkungan hidup SDN Bubutan IV saat adu perkusi sebelum perlombaan dimulai

Tim perkusi yel-yel lingkungan hidup SDN Bubutan IV saat adu perkusi sebelum perlombaan dimulai

Sekolah-sekolah itu adalah SDN WONOKUSUMO I, SDN GAYUNGAN I, SDN WONOKUSUMO V, SDN KERTAJAYA IV, SDN TEGALSARI II, SDN BUBUTAN IV, SDN JAJAR TUNGGAL I, SDIT AL USWAH, SMPN 2, SDN DUKUH MENANGGAL I, SDN UJUNG XIII, SDN UJUNG XV, SDN GADING I, SD YAMASTHO, SDN KAPASARI VIII dan SDN KALIASIN I.

Sekolah yang lainnya adalah SDN KEJAWAN PUTIH I, SDN SUMUR WELUT III, SDN UJUNG XIV, SD AL IRSYAD, SD AN-NUR SIMO, SDN TANAH KALIKEDINDING I, SDN NGAGEL I, SDN NGAGEL REJO III, SDN NGINDEN JANGKUNGAN II, SDN GADING III, SDN MANYAR SABRANGAN I, SDN KEDUNG COWEK I, SDI KYAI AMIN, SDN KREMBANGAN UTARA II, SDN MANYAR SABRANGAN II, SDN MOJO III dan SDN UJUNG V.

Satu diantara tim yel-yel yang tampil pada penyisihan Sekolah Dasar itu adalah SMPN 2, yang merupakan satu-satunya kategori SMP. “Alasannya, SMPN 2 ada agenda sekolah pada tanggal pelaksanaan penyisihan kategori SMP yang akan digelar Minggu depan 25 Oktober 2015. Sedangkan latihan sudah mereka lakukan setiap hari. Makanya, kami ijinkan untuk tampil satu pekan lebih awal,” ujar Aktivis Senior Tunas Hijau dan Direktur Surabaya Eco School 2015 Anggriyan Permana saat memandu pelaksanaan lomba.

Selanjutnya, 3 tim yel-yel terbaik akan kembali beradu pada tahap grand final yang pelaksanaannya dilaksanakan pada Awarding Surabaya Eco School 2015. “Sedangkan tim terbaik keempat dan kelima juga akan diumumkan tanpa tampil di grand final,” ujar Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni yang bertindak sebagai salah satu juri.

Tim perkusi yel-yel lingkungan hidup SDI Kiyai Amin saat adu perkusi sebelum perlombaan dimulai

Tim perkusi yel-yel lingkungan hidup SDI Kiyai Amin saat adu perkusi sebelum perlombaan dimulai

Sementara itu, dua orang juri pada tahap penyisihan kategori Sekolah Dasar aalah Dani Maulana Halim dan Nizam Wahyu Ardhika. Dani ialah seorang penyiar radio anak muda. Dani bergabung dengan Tunas Hijau pada 2003 melalui Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2003. Dani baru saja kembali melakukan perjalanan untuk mengikuti program di Ibiza, Spanyol. Dani juga pernah terlibat pada pembuatan dua album lagu lingkungan hidup Tunas Hijau.

Sedangkan Nizam Wahyu Ardhika ialah seorang media strategist. Nizam telah merampungkan pendidikan Sarjana Komunikasi Universitas Brawijaya Malang. Nizam bergabung dengan Tunas Hijau melalui program Young Eco People dan pernah terlibat pada pendampingan sekolah-sekolah di Papua dan Jakarta bersama Tunas Hijau. Nizam pernah mengikuti beberapa program lingkungan hidup internasional di Korea dan Brazil. Serta program entertainment di Ibiza, Spanyol beberapa tahun lalu. (ron)