Akhirnya, Mufakat Untuk Tim Terbaik Jingle

Lomba Jingle Lingkungan Hidup Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dam PO Mentari Pagi, serta didukung PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Dharma Lautan Utama dan PPS Autoshine pekan lalu menghasilkan banyak karya jingle yang layak. 

Tim jingle SMAN 3 Surabaya

Tim jingle SMAN 3 Surabaya

“Ini menandakan bahwa rata-rata kualitas karya tim peserta tahun ini lebih bagus dari rata-rata karya tim peserta pada pelaksanaan dua tahun sebelumnya,” ujar Aktivis Senior Tunas Hijau Sugeng, yang juga koordinator tim juri lomba yang memadukan penggunaan alat musik umum dan alat musik daur ulang ini.

Penentuan jingle kali ini dilakukan dengan mufakat. “Berbeda dengan umumnya penilaian yang dilakukan dengan menjumlah nilai dari masing-masing kriteria penilaian. Dengan beberapa jenis musik yang dimainkan tim peserta, mengharuskan kami berulang kali memutar video rekaman masing-masing tim peserta,” tambah Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni.

Tim jingle SMPN 23 Surabaya. Diantara alat musik daur ulang yang digunakan tim ini adalah batok kelapa

Tim jingle SMPN 23 Surabaya. Diantara alat musik daur ulang yang digunakan tim ini adalah batok kelapa

Hasilnya, akan lebih banyak tim peserta Lomba Jingle Lingkungan Hidup 2015 ini yang akan berbangga. Pasalnya, jumlah pemenang lomba ini akan bertambah. Tidak lagi hanya satu kategori pemenang saja, tetapi akan ada tiga kategori pemenang berdasarkan tiga jenjang pendidikan yang berbeda. Yaitu kategori SD, SMP dan SMA/SMK. Masing-masing dengan tiga pemenang. (ron)