Penghargaan Walikota Surabaya Untuk Sekolah “Zero Waste” Bersih-Bersih Pantai Kenjeran

Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Clean Up the World 2015 dengan bekal makanan yang bawa dari rumah tanpa sampah. Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran tahun 2016 ini juga diajak mengurangi sampah wadah makanan dan minuman sekali pakai

Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Clean Up the World 2015 dengan bekal makanan yang bawa dari rumah tanpa sampah. Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran tahun 2016 ini juga diajak mengurangi sampah wadah makanan dan minuman sekali pakai

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kegiatan yang mengumpulkan banyak orang berpotensi menghasilkan banyak sampah baru. Kegiatan apa pun itu, tidak terkecuali kegiatan bertema lingkungan hidup. 

Termasuk diantaranya, potensi sampah baru yang akan dihasilkan oleh ribuan peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya 2016 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya didukung Hotel Bisanta Bidakara, Hotel Mercure Mirama, PT Dharma Lautan Utama dan PO Mentari Pagi pada Minggu, 18 September ini.

Umumnya sampah baru tersebut adalah sampah wadah makanan dan minuman yang sekali pakai. “Tentunya sangat tidak pas kalau pada Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya nanti ribuan orang peserta yang terlibat hanya mengganti sampah lama pantai dengan sampah baru yang mereka tinggalkan dari wadah makanan minuman sekali pakai,” pesan Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni.

Untuk mendukung upaya pengurangan sampah wadah makanan dan minuman sekali pakai, Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan memberikan penghargaan khusus bagi sekolah untuk kategori Zero Waste pada Bersih-Bersih Pantai Kenjeran. Penghargaan kategori Zero Waste yang dimaksud adalah sekolah dengan upaya pengurangan sampah wadah makanan dan minuman terbaik.

“Tunas Hijau, hari ini (15/9), mendapatkan kabar dari protokoler Pemerintah Kota Surabaya bahwa Ibu Walikota Surabaya  akan menyediakan satu kategori penghargaan baru. Kategori baru ini adalah sekolah dengan program zero waste terbaik selama Bersih-Bersih Pantai Kenjeran dalam rangka Clean Up the World dan Surabaya Eco School 2016,” ujar Aktivis Senior Tunas Hijau Bram Azzaino. Akan dipilih satu sekolah terbaik per jenjang pendidikan untuk kategori zero waste ini. (ron)