SMPN 23 Surabaya Siap Borong 2 Penghargaan Bersih-Bersih Pantai Kenjeran

Siswa SMPN 23 Surabaya dengan karung sampah untuk Bersih-Bersih Pantai Kenjeran 2016

Siswa SMPN 23 Surabaya dengan karung sampah untuk Bersih-Bersih Pantai Kenjeran 2016

Sekolah-sekolah yang mendaftar ikut serta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran 2016 terus bertambah. SMPN 9 Surabaya, misalnya, akan mengikutsertakan 900 orang siswanya. 20 orang guru SDN Pradah Kalikendal I akan ikut serta. SMKN 5 Surabaya dengan 180 orang. Sedangkan SMAN 13 akan hadir dengan 40 orang. 

Daftar peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Dharma Lautan Utama, Perusahaan Otobus Mentari Pagi dan Hotel Mercure Mirama Surabaya akan disampaikan lebih lanjut.

Sementara itu, SMPN 23 Surabaya, yang merupakan peraih penghargaan Peserta Terbanyak Bersih-Bersih Pantai Kenjeran 2015, tidak mau melewatkan aksi ini tanpa ada raihan satu penghargaan pun. Secara jumlah peserta, sekolah yang dikepalai Elly Dwi Pudjiastuti ini siap menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak kembali.

Disampaikan oleh Kun Mariyati, guru koordinator lingkungan hidup SMPN 23 Surabaya, bahwa  jumlah peserta aksi pungut sampah di pantai ini sudah mencapai 1485 orang dari sekolahnya. Jumlah sebanyak itu bukan hanya terdiri dari siswa saja. “70 orang guru dan karyawan, 1053 siswa, dan 432 orang wali murid sudah konfirmasi siap datang. Jumlah orang tua yang akan datang kemungkinan bertambah,” kata Kun Mariyati, guru peraih penghargaan Eco Teacher (Junior) of the Year 2011 ini.

Untuk transportasi jumlah peserta sebanyak itu, sekolah yang berlokasi di Jalan Baruk Barat Permai 1 Surabaya siap dengan banyak kendaraan. “16 truk TNI Angkatan Laut, 3 bus dan banyak kendaraan orang tua siswa siap mengantar warga sekolah kami ke Pantai Kenjeran Surabaya,” ujar Kun Mariyati.

Bahkan tidak hanya kategori penghargaan sekolah dengan peserta terbanyak yang diburu oleh SMPN 23 Surabaya. Mereka juga siap membawa ke sekolah penghargaan sekolah ter-zero waste. “Semua peserta kami akan siap dengan bekal makanan dan minuman dengan wadah yang bisa digunakan berulang kali. Zero waste pokoknya,” lanjut Kun Mariyati. 620 karung juga disiapkan sekolah ini. (ron)