Category Archives: Green House

SMAN 12 Optimalkan 3 Tandon Untuk Tampung 4500 Liter Air Hujan

Mempunyai 3 tandon penampungan air hujan menjadikan keuntungan tersendiri bagi SMAN 12 untuk mengoptimalkan pemanfaatannya saat musim hujan. Setiap harinya, rainwater tank berkapasitas total 4500 liter digunakan untuk menampung air hujan dan bekas wudhu. Fakta tersebut disampaikan oleh Suharningsih, pembina lingkungan kepada Tunas Hijau saat melakukan pembinaan rainwater tank di sekolah, Selasa (07/01). Continue reading

Geliat Sekolah Surabaya Eco School 2013 Menjaga Konsistensi Peduli Lingkungan Saat Liburan Semester

Kepala SDN Bubutan IV Budiarti menyosialisasikan Satu Rumah Satu Biopori kepada wali murid saat penerimaan rapor

Kepala SDN Bubutan IV Budiarti menyosialisasikan Satu Rumah Satu Biopori kepada wali murid saat penerimaan rapor

SURABAYA – Awarding program lingkungan hidup berkelanjutan bagi sekolah-sekolah Surabaya Eco School 2013 telah diselenggarakan 14 Desember lalu di Graha Sawunggaling. Sepekan kemudian, hampir seluruh sekolah melaksanakan agenda penyerahan buku rapor siswa dilanjutkan dengan libur semester. Umumnya liburan semester sekitar dua pekan sampai dan kegiatan belajar mengajar akan dimulai lagi 6 Januari 2014.  Continue reading

SMAK St. Louis II Realisasikan 20 Lubang Resapan Di Depan Sekolah

SURABAYA – Upaya untuk memperbanyak daerah tangkapan air hujan tidak hanya dilakukan dengan membuat lubang resapan biopori di sekolah saja. Seperti yang dilakukan oleh kader lingkungan SMAK St. Louis II dengan membuat lubang resapan biopori di depan sekolah mereka. Fakta tersebut ditunjukkan oleh kelompok siswa peduli lingkungan yang bernama CLING (Cinta Lingkungan) kepada Tunas Hijau saat digelarnya pembinaan lingkungan Surabaya Eco School yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali di sekolahnya, Senin (21/10). Continue reading

Roadshow II Surabaya Eco School 2013 Di SMPN 36, Peserta Diajak Panen Kompos Biopori Dan Tanam Pohon Hutan Sekolah

SURABAYA – Gebyar roadshow Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali, Jumat (04/10) menerpa SMPN 36. Dengan mengundang sedikitnya 1000 orang perwakilan guru dan siswa dari 4 kecamatan yaitu Gayungan, Jambangan, Wonocolo dan Wonokromo.  Continue reading

Bank Sampah Siswa ala SMPN 39

SURABAYA Beragam program dibuat sekolah untuk membiasakan siswanya peduli lingkungan. Mulai jumat bersih hingga bank sampah menjadi andalan dalam membentuk perilaku ramah lingkungan. Khusus bank sampah, program ini banyak diterapkan para peserta Surabaya Eco School 2013. Terbukti, melalui cara ini mampu membentuk pemikiran siswa pentingnya memilah sampah.  Continue reading

Gerakan Bawa Tempat Makan Dan Minum Sendiri SDN Pradah Kalikendal I Dan Pembiasaan Isi Lubang Resapan

sedikitnya 400 orang siswa SDN Pradah Kalikendal I menunjukkan tempat makan dan minum sendiri sebagai bagian dari gerakan pengurangan sampah plastik di sekolah

sedikitnya 400 orang siswa SDN Pradah Kalikendal I menunjukkan tempat makan dan minum sendiri sebagai bagian dari gerakan pengurangan sampah plastik di sekolah

SURABAYA – Sebanyak 400 orang siswa SDN Pradah KaliKendal I berdiri di lapangan dengan menunjukkan tempat makan dan minum sendiri. Gerakan tersebut merupakan gerakan pengurangan sampah plastik, khususnya plastik es yang selama ini mendominasi jenis sampah yang dihasilkan sekolah. Menurut Sujilah, kepala SDN Pradah Kali Kendal I, untuk mengurangi sampah plastik es, sekolah menerapkan gerakan memakai tempat makan dan minum sendiri. Continue reading

SMPN 18 Bangun Green House dan Upayakan Budidaya Mengkudu

SURABAYA Kondisi sekolah yang letaknya lebih rendah dibandingkan dengan bangunan sekitar, menjadikan SMPN 18 selalu dilanda banjir saat musim hujan tiba. Akibatnya beberapa sudut sekolah ditumbuhi rumput serta ilalang saat banjir menerpa. Tentu saja kejadian ini membuat kurang nyaman dalam proses pembelajaran di sekolah.  Continue reading

Pengomposan dan Green House SDN Perak Barat Kawasan

SURABAYA – Jumlah tanaman di green house SDN Perak Barat Kawasan, Sekolah Adiwiyata Nasional Mandiri, terus bertambah. Tidak hanya jumlahnya yang bertambah, jenis tanamannya juga bertambah. Penambahan itu mereka tujukan untuk lebih menjadikan green house sebagai media pembelajaran bagi siswa sekolah yang berada di Jalan Tanjung Torawitan ini.  Continue reading

Pengefektifan Pelaporan Kegiatan Lingkungan SMAN 5

SURABAYA – Banyaknya sekolah yang dilibatkan dalam program Surabaya Eco School tahun ini menyebabkan penggunaan sistem baru dalam penilaian tiap sekolah. Program yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali ini pun meminta sekolah secara aktif mengirimkan foto serta artikel kegiatan lingkungan hidup yang telah dilaksanakannya. Dengan foto dan artikel tersebut tiap sekolah akan diberi penilaian.  Continue reading

SMPN 3 Sosialisasikan Pengolahan Sampah Sisa Makanan Dan Rencanakan Tanaman Gantung

SURABAYA -  Upaya pengurangan sampah plastik, khusus untuk pembungkus makanan sudah diterapkan oleh SMPN 3. Dengan menerapkan sistem catering, sekolah berupaya menggantikan plastik dengan tempat makan sendiri. Fakta tersebut disampaikan oleh Siti Munawaroh, guru pembina SMPN 3 dalam pembinaan Surabaya Eco School yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya adan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di sekolahnya, Jumat (20/09). Continue reading

50 Lubang Resapan Di SMP 17 Agustus

Surabaya- Kader lingkungan SMP 17 Agustus 1945 punya cara sendiri untuk melestarikan lingkungan. “Ide awalnya kami akan membagikan brosur berisi pengetahuan lingkungan ukuran A6,” terang Pandu Perwira, kader lingkungan. Kader lingkungan juga menggunakannya untuk menyosialisasikan program lingkungannya pada ajang Surabaya Eco School. Rencana ini mereka sampaikan saat pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School di sekolah mereka, Jumat (28/10). Continue reading

Taman Kelas, Green House, Kolam Ikan Dan Hutan Di SMAN 19

Surabaya- Mempunyai banyak lahan kosong di sekolah dimanfaatkan oleh 30 siswa tim lingkungan SMA Negeri 19 untuk menjadikan sekolahnya hijau, sejuk dan rindang. Dalam pembinaan dan pemantauan Surabaya Eco School di sekolahnya, Selasa (25/10), mereka berencana untuk membuat hutan sekolah dan green house dengan memanfaatkan lahan kosong sekolah. Tempatnya di belakang kantin dan sebelah masjid sekolah. Continue reading